Home / Berita / Literasi JIEP : Lahan Status HPL

Literasi JIEP : Lahan Status HPL

Berinvestasi menggunakan lahan ber-HPL di Kawasan Industri BUMN/BUMD nyaman, aman, dan dijamin kepastian hukum legalitasnya.

Ada yang sudah familiar dengan istilah HPL ini?

HPL (Hak Pengelolaan) adalah pelimpahan sebagian kewenangan dari hak menguasai Negara atas tanah-tanah Negara kepada pemegangnya (Perusahaan Kawasan Industri BUMN/BUMD) untuk merencanakan peruntukkan, penggunaan, dan/atau menyerahkan bagian-bagian dari tanah tersebut kepada pihak ketiga menurut persyaratan yang ditentukan oleh pemegang HPL.

Pemanfaatan tanah HPL dilakukan dengan dasar penggunaan berupa Surat Perjanjian Penggunaan Tanah (SPPT) yang dibuat dan ditandatangani oleh Pemegang HPL dan pihak penggunanya, yang memuat syarat-syarat, jangka waktu, biaya pemanfaatan, dan hal lain yang perlu diatur berdasarkan peraturan perundangan dibidang pertanahan yang berlaku (antara lain : UU No.5/1960, Peraturan Menteri Agraria/Kepala BPN No.9/1999, PP No.40/1996, PP No.142/2015). Nyaman, karena Kawasan Industri dikelola oleh perseroan yang kredibel dan dipercaya oleh pemerintah. Legalitasnya dijamin, karena pemanfaatan tanah dilindungi oleh perjanjian keperdataan yang setara dengan UU dan dijamin juga oleh peraturan perundang-undangan dibidang pertanahan yang berlaku (antara lain : UU No.5/1960, Peraturan Menteri Agraria/Kepala BPN No.9/1999, PP No.40/1996, PP No.142/2015). Dan keamanannya, Kawasan Industri ber-HPL bisa ditetapkan sebagai Obyek Vital Nasional.

Sumber JIEP , edit koranbumn

Check Also

Hingga Kuartal III/2019, Total Pelanggan PLN Berjumlah 74,16 Juta

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus gencar menambah jumlah pelanggan. Hingga kuartal III 2019, jumlah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *