Home / Berita / Literasi OJK : Laku Pandai

Literasi OJK : Laku Pandai

Untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat atas produk dan layanan jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan program layanan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) pada 2015. Program Laku Pandai memudahkan Sobat OJK yang tinggal di daerah terpencil untuk menabung di bank.⁣

Laku Pandai menyediakan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama bank dengan pihak lain, yaitu agen perbankan, seperti toko kelontong, penjual pulsa, dan pemilik warung yang didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi. Oleh karena itu, Sobat OJK yang tinggal di pelosok, tidak perlu repot menabung dengan datang ke kantor bank. ⁣

Berbagai keuntungan di dapatkan jika menabung di agen Laku Pandai antara lain, tidak dikenakan biaya administrasi bulanan, tidak ada batas minimum setoran dan saldo minimum, tabungan mendapatkan bunga dan aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Jika sudah menabung secara berkala pada periode tertentu dan dianggap layak oleh bank, Sobat OJK bisa mengajukan kredit atau pembiayaan usaha produktif. Sobat OJK juga bisa dengan mudah membeli asuransi sederhana, seperti asuransi demam berdarah, kebakaran, dan bencana alam dengan premi maksimum Rp50.000. ⁣

Sejak diluncurkan, perkembangan Laku Pandai berjalan baik seperti tercermin pada peningkatan jumlah bank penyelenggara dari 6 bank umum pada 2015 menjadi 26 bank umum dan empat bank umum syariah per Maret 2019. Jumlah agen juga naik signifikan menjadi 1,07 juta agen per Maret 2019 dibandingkan 2015 di angka 3.734 agen. Peningkatan juga terjadi pada jumlah nasabah yang mencapai 5,11 juta dengan jumlah outstanding tabungan Rp2,51 triliun. Agen Laku Pandai sudah menjangkau seluruh wilayah Indonesia di 34 provinsi dan 510 (dari total 514) kabupaten/kota.⁣

OJK berharap dengan program Laku Pandai, dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil untuk dapat melakukan transaksi keuangan khususnya perbankan di mana pun masyarakat berada.

Sumber OJK, edit koranbumn

Check Also

MA Lantik Lima Calon Anggota BPK Periode 2019-2024

Mahkamah Agung (MA) akan melantik lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang sebelumnya telah menjalani serangkaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *