Home / Berita / Literasi TWC : Candi Sebagai Warisan Dunia

Literasi TWC : Candi Sebagai Warisan Dunia

Candi merupakan situs yang termaksud dalam warisan budaya bangsa. Nilai-nilai luhur serta pesan moral dari peradaban terdahulu dapat dipelajari dengan mengamati tiap-tiap relief yang termaktub dalam sebuah candi. Hal inilah yang perlu dibudayakan, terutama kepada generasi muda agar rasa memiliki mereka terhadap warisan budaya bangsa ini dapat terus ada.

Tiap tanggal 18 April diperingati sebagai Hari Warisan Dunia atau International Day for Monument and Sites. Peringatan hari tersebut ditetapkan melalui Sidang Umum United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) ke-22 pada tahun 1983. Kemudian UNESCO juga menetapkan pada Sidang Umum ke 22 di tahun 1983.

Sejak 1991 kawasan Candi Borobudur dan Prambanan adalah dua situs warisan dunia UNESCO asal Indonesia yang telah diinskripsi. Candi Prambanan ditetapkan sebagai Warisan Dunia dengan nama Prambanan Temple Compounds oleh UNESCO pada tahun 1991 dengan No. C. 642, yang meliputi Candi Prambanan, Candi Sewu, Candi Lumbung, dan Candi Bubrah.

Sedangkan Candi Borobudur ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 13 Desember 1991 sebagai objek Warisan Dunia dengan No. 348 dan diperbaharui menjadi No. C 592 di tahun 1991. Kode “C” berasal dari kata Culture yang berarti Candi Borobudur merupakan Warisan Dunia dalam kategori budaya. Dalam penetapan tersebut Candi Borobudur menjadi Warisan Dunia termasuk di dalamnya Candi Pawon dan Candi Mendut.

Julukan Warisan Dunia kepada dua objek peninggalan cagar budaya berbentuk candi ini memiliki pengaruh yang besar terhadap keberadaan objek itu sendiri. Di dunia pariwisata, keberadaan dua candi yang telah diakui oleh badan dunia tersebut akan menambah ketertarikan di mata warga negara lain, sehingga mereka ingin berkunjung ke objek tersebut. Hal ini, jelas memberikan dampak positif terhadap peningkatan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Selain itu, julukan tersebut juga memberikan pengaruh besar terhadap para anak muda untuk mengamati serta belajar dari tiap-tiap relief yang ada di candi, untuk kemudian dimaknai secara mendalam. Hal tersebut amat berguna bagi bekal kehidupan para anak muda serta dapat pula menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa

Sumber TWC, edit koranbumn

Check Also

Kampus Indonesia Masuk Peringkat Universitas Terbaik ASEAN versi THE

 The Times Higher Education baru saja merilis Peringkat Universitas Dunia 2020 yang mencakup hampir 1.400 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *