Home / Berita / Literasi Waskita Realty : BPHTB

Literasi Waskita Realty : BPHTB

Sering dengar istilah BPHTB. BPHTB atau Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan adalah objek pajak yang dikenakan lantaran ada perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Ketika akan melakukan jual beli tanah dan bangunan, penjual pasti akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) atas uang pembayaran harga tanah yang diterima, sedangkan untuk pembeli pasti akan dikenakan BPHTB atas perolehan hak tanahnya.

Pada saat transaksi jual beli tanah yang menjadi subjek pajak BPHTB adalah pribadi ataupun badan yang memperoleh hak atas tanah dan/atau bangunan dengan dasar pengenaan BPHTB adalah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) atau harga transaksi. Sedangkan untuk nilai tukar menukar, hibah atau warisan, maka dasar pengenaan BPHTB adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Faktor lain yang menentukan besarnya nilai BPHTB adalah Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP). Ini merupakan nilai pengurangan NPOP sebelum dikenakan pajak BPHTB sebesar 5%. Setiap daerah punya peraturan berbeda mengenai NPOPTKP tersebut. Seperti misalnya di Jakarta ditetapkan sebesar Rp 80 juta untuk transaksi jual beli tanah dan Rp 350 juta untuk perolehan hak karena waris atau hibah wasiat.

Sumber Waskita Realty, edit koranbumn

Check Also

Tahun 2020, Angkasa Pura Properti Kejar Target Nilai Kontrak Senilai Rp 1,7 Triliun

PT Angkasa Pura Properti menargetkan nilai kontrak senilai Rp 1,7 triliun pada tahun ini. Kontrak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *