Home / Berita / Mandiri Syariah Turut Terlibat Pembiayaan Pembangunan Proyek Strategis Nasional, Salah Satunya Tol Pasuruan-Probolinggo

Mandiri Syariah Turut Terlibat Pembiayaan Pembangunan Proyek Strategis Nasional, Salah Satunya Tol Pasuruan-Probolinggo

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) terlibat dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digagas pemerintah.  Salah satunya pembangunan jalan tol ruas Pasuruan-Probolinggo Jawa Timur yang diresmikan oleh Presiden RI, Rabu (10/4).

Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari menyampaikan ucapan terima kasih karena telah dipercaya menjadi salah satu mitra Group Waskita dalam pembangunan jalan tol Pasuruan ini. Menurutnya, ini menjadi langkah penting bagi bank syariah untuk ikut dalam program akbar negeri.

“Alhamdullilah, kami bersyukur diberikan kesempatan memberikan kontribusi dalam membangun infrastruktur negeri, Insya Allah, ini sudah menjadi komitmen Mandiri Syariah turut serta dalam pembangunan nasional,” kata Toni EB Subari dalam siaran persnya yang diterima Kamis (11/4).

Sebelumnya Mandiri Syariah telah menandatangani sindikasi pembiayaan pembangunan jalan tol Kabupaten Pasuruan-Probolinggo dengan PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, group PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Kerja sama sindikasi pembiayaan senilai Rp 2,29 triliun dari total proyek Rp 3,8 triliun ini diinisiasi oleh Mandiri Syariah dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI), sebagai Joint Mandated Lead Arranger & Bookrunner.

Selain membiayai pembangunan jalan tol, saat ini Mandiri Syariah juga turut serta dalam pembiayaan pembangunan pelabuhan, industri perkeretaapian, dan energi kelistrikan. Hal ini merupakan wujud dukungan dan partisipasi sebagai bagian dari Bank Mandiri Group dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah RI.

Mandiri Syariah telah lama bekerja sama dengan group PT Waskita Karya (Persero), Tbk. Toni berharap, setelah kerja sama ini Mandiri Syariah juga mendapat kesempatan kerja sama produk dan layanan jasa perbankan spesifik syariah lainnya, termasuk pembiayaan konsumer bagi karyawan group Waskita Karya.

“Semoga kerja sama ini akan memudahkan mobilisasi masyarakat dan meningkatkan perputaran perekonomian negeri, dan tentunya membawa keberkahan umat,” kata Toni.

Sumber Republika, edit koranbumn

Check Also

Bank Indonesia Catat Perkembangan Utang Luar Negeri Indonesia per Kuartal IV/2019 Alami Perlambatan

Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal IV/2019 mengalami perlambatan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *