Home / Berita / Media Diharapkan Jadi Agen Dalam Memajukan Semen Padang

Media Diharapkan Jadi Agen Dalam Memajukan Semen Padang

 Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri berharap kepada wartawan di Sumbar yang selama ini telah menjadi mitra perusahaan, untuk menjadi agen dalam memajukan Semen Padang yang merupakan perusahaan kebanggaan masyarakat Sumbar
Harapan itu disampaikannya karena persaingan pasar semen secara nasional sejak tiga tahun terakhir semakin ketat, menyusul telah berdirinya sejumlah perusahaan semen milik asing di Indonesia, terutama dari China.
“Saya berharap agar kawan-kawan media bisa menjadi agen bagi perusahaan, terutama dalam mengedukasi masyarakat,” katanya saat bersilahturahmi dengan pimpinan media massa di  di Kota Padang, Kamis (13/8/2017).
Pada silahturahmi itu, turut hadir Komisaris PT Semen Padang Khairul Jasmi yang juga Pemimpin Redaksi Harian Singgalang, serta sejumlah staf pimpinan PT Semen Padang, di antaranya Kadep Komunikasi Perusahaan Oktoweri, dan Kabiro Komunikasi & Umum, Nur Anita Rahmawati.
Yosviandri juga menyampaikan edukasi yang diharapkan perusahaan dari rekan-rekan media untuk masyarakat, yaitu bisa memberikan informasi kepada masyarakat untuk menggunakan semen milik negara, bukan milik asing.
Sehingga dengan begitu, kata dia, perusahaan semen milik BUMN, termasuk Semen Padang, bisa survive di tengah ketatnya persaingan pasar semen secara nasional. “Ini yang kami harapkan. Kalau bisa media menjadi agen untuk edukasi masyarakat sebagai konsumen semen,” ujarnya.
Yosviandri juga menyampaikan kondisi perusahaan Semen Padang saat ini. Kata dia, meski pasar semen nasional telah diserbu  industri semen dari luar, namun sejak Januari 2018 hingga kini, profit yang didapatkan perusahaan semakin membaik. Dan itu tidak terlepas dari efisiensi yang dilakukan perusahaan.
Ia pun berharap, jelang akhir tahun, kondisi ini tetap bertahan. Namun pada 2019, kemungkinan penjualan semen akan menurun, mengingat tahun depan adalah tahun politik dan saat ini, sudah terasa gaungnya, dan tentunya menyebabkan beberapa proyek insfrastruktur tertahan.
“Kondisi ini juga berpengaruh kepada perusahaan. Namun begitu, pada tahun depan, kami tentu akan meningkatkan pasar ekspor. Sebab, peluang ekspor untuk saat ini cukup menjanjikan, apalagi nilai tukar rupiah terhadap dolar juga tinggi. Kemudian selama 2018 ini, ekspor semen dari Semen Padang juga sudah mencapai 500 ribu ton,” ujarnya.
Komisaris Semen Padang Khairul Jasmi juga menyampaikan bahwa selain meningkatkan pasar ekspor, perusahaan ke depan juga akan menyasar program-program insfrastruktur yang dibangun melalui dana desa. Apalagi anggaran dari dana desa tersebut lebih diprioritaskan untuk insfrastruktur.
Sumber Situs Web Semen Padang

Check Also

Kementerian BUMN Buka Sejumlah Keluhan Karyawan Garuda

Kasus penyelundupan motor Harley Davidson bekas dan sepeda Brompton dalam pesawat baru Airbus A330-900 yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *