Home / Berita / Menteri Syafruddin Perkirakan Sekitar 180.000 PNS akan Pindah ke Ibu Kota Baru

Menteri Syafruddin Perkirakan Sekitar 180.000 PNS akan Pindah ke Ibu Kota Baru

Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan, sekitar 180.000 pegawai negeri sipil (PNS) akan pindah ke ibu kota baru. Namun, yang akan pindah hanya PNS yang bertugas di kementerian/lembaga pusat saja, sementara yang berada di daerah tidak akan turut serta.

“Kita sudah data, yang akan pindah itu PNS yang bertugas di kementerian/lembaga pusat, bukannya yang di daerah. Yang berada di kementerian/lembaga dan badan-badan yang di tingkat pusat itu jumlahnya kurang lebih 180.000 ASN,” tutur dia di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (27/8).

Dia menjelaskan, angka ini tidak termasuk dari aparatur negara yang bakal pensiun dalam waktu dekat ini. Sehingga PNS yang akan ikut mengatur negara di ibu kota baru merupakan PNS berusia muda.

“180.000 itu tentu sebagian tidak akan kena, karena mereka juga sebagian akan pensiun. Paling tidak pensiun tahun ini, tahun depan, tahun 2021 sampai 2024. Jadi tentu yang akan menduduki posisi yang baru (di ibu kota baru) itu ASN-ASN yang muda,” ungkapnya.

“Sekarang PNS muda kita ini sangat andal, terutama periode perekrutan tahun 2017, tahun 2018 yang lalu, dan sekarang tahun 2019. Itu andal, siap mental, wawasan cukup bagus, kemampuan berpikir, profesionalisme cukup bagus,” dia menambahkan.

Menurut Syafruddin, berpindahnya ibu kota negara dan pusat pemerintahan Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan sebuah niatan baik yang ke depan bakal memberikan manfaat besar bagi negara.

“Perpindahan ibu kota itu adalah niatan yang baik bagi sebuah bangsa yang mau maju. Mari kita berpikir gini, tidak ada negara satu pun di dunia ini, manakala mengambil kebijakan akan membuat susah aparatnya atau masyarakat. Pasti manfaatnya akan besar, bagi siapapun, khususnya ASN,” tandasnya.

Sumber Merdeka, edit koranbumn

Check Also

5 Prioritas Presiden Jokowi, Masa Lima Tahun ke Depan

Presiden Joko Widodo menyampaikan lima aspek yang menjadi prioritas dalam periode kedua pemerintahannya sepanjang 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *