Home / Berita / MRT Jakarta Yakin Capai Pendapatan Sebesar Rp350 Miliar pada 2019

MRT Jakarta Yakin Capai Pendapatan Sebesar Rp350 Miliar pada 2019

PT MRT Jakarta yakin bisa meraup pendapatan sebesar Rp350 miliar pada 2019.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan pendapatan tersebut berasal dari pendapatan melalui tiket dan pendapatan non fare box atau pendapatan non tiket.

Untuk diketahui, pendapatan non tiket PT MRT Jakarta bersumber dari 4 sektor yaitu kerja sama penamaan stasiun, periklanan, telekomunikasi, dan retail.

William mengatakan kerja sama penamaan stasiun dan periklanan masing-masing berkontribusi sebesar 40% dari pendapatan non tiket, sedangkan telekomunikasi dan retail masing-masing berkontribusi sebesar 10%.

Untuk kerja sama penamaan stasiun, PT MRT Jakarta telah bekerja sama dengan BCA untuk penamaan Stasiun Blok M sehingga kedepannya bakal berubah nama menjadi Stasiun Blok M BCA.

Saat ini, PT MRT Jakarta sedang berproses untuk kerja sama penamaan 4 stasiun yaitu Stasiun Bendungan Hilir, Senayan, Cipete Raya, dan Blok A.

Selain itu, seluruh provider telekomunikasi seluler pun telah bekerja sama dengan PT MRT Jakarta.

William mengatakan pihaknya saat ini menargetkan besaran pendapatan tiket pada 2019 mencapai Rp175 miliar.

Berdasarkan catatan Bisnis, pendapatan non tiket awalnya sempat ditargetkan mencapai Rp100 miliar. Namun, dengan melihat animo dari mitra swasta William yakin pendapatan non tiket bisa digenjot menjadi Rp175 milliar.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Pupuk Indonesia Bersama KPK Gelar Roadshow Internalisasi Budaya Anti Gratifikasi

Menggalakkan kampanye Anti Gratifikasi di lingkungan perusahaan dan anak perusahaan, PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *