Home / Berita / Museum Samudra Raksa Candi Borobudur Belajar Sejarah Bahari Indonesia

Museum Samudra Raksa Candi Borobudur Belajar Sejarah Bahari Indonesia

Sejarah kehidupan bahari masyarakat nusantara masa lalu telah terbukti dan diakui ketangguhannya di dunia. Hal ini terbukti dari banyaknya temuan yang membuktikan penjelajahan nenek moyang bumiputera ke berbagai belahan dunia dengan menggunakan jalur laut.

Mempelajari sejarah ketangguhan bangsa kepulauan dengan kehidupan baharinya yang besar dapat ditemui dalam berbagai cerita, baik dari buku-buku pendidikan hingga artefak dan relief candi, seperti yang terdapat di Candi Borobudur. Di Candi Borobudur pun terdapat museum yang khusus menjadi tempat pembelajaran bagi pengunjung untuk melihat ketangguhan bangsa bahari nusantara masa lalu. Museum itu bernama Museum Samudera Raksa.

Museum Samudera Raksa termaksud dalam area kawasan Candi Borobudur. Tepatnya berada di kompleks taman arkeologi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Pembangunan museum ini ditujukan untuk pembelajaran generasi muda akan kejayaan kehidupan maritim nenek moyang bangsa Indonesia yang berhasil mengarungi Samudera Hindia hingga ke wilayah Afrika.

Museum ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat RI, Prof Dr Alwi Shihab pada tanggal 31 Agustus 2005. Museum ini menyajikan benda-benda budaya yang berhubungan dengan kehidupan maritim dan pelayaran. Di museum ini terdapat replika kapal Samudera Raksa yang digunakan untuk mengarungi Samudera Hindia sampai dengan laut Afrika Selatan. Kapal Samudra Raksa sendiri berukuran 18,29 x 4,5 meter dengan tinggi badan 2,25 meter. Kapal ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu depan sebagai kabin tempat tidur, tengah untuk ruang makan dan navigasi, sedangkan buritan difungsikan sebagai ruang kemudi, dapur, dan tempat pencucian piring.

Di Museum Samudera Raksa terdiri dari tiga bangunan. Bangunan pertama merupakan tempat informasi, pameran foto, poster, relief, serta pemutaran film. Bangunan kedua merupakan bangunan berbentuk rumah joglo dimana kapal Samudra Raksa dipajang. Selain kapal, ada juga barang-barang yang dipergunakan oleh para awak kapalnya sewaktu berlayar, seperti peralatan masak, buku, kaset, CD.

Sumber TWC edit koranbumn

Check Also

Dirut Doso Agung Bersama Gubernur Bali Bahas Revitalisasi Pelabuhan Benoa Bali

Direktur utama Pelindo III Doso Agung bersama jajaran direksi Pelindo III kembali melaksanakan pertemuan dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *