Home / Berita / Pabrik Waskita Beton di Kalimantan Bakal Rampung Tahun 2020

Pabrik Waskita Beton di Kalimantan Bakal Rampung Tahun 2020

Pemerintah akan memindahkan ibu kota ke Kalimantan. Sejalan dengan rencana pemindahan Ibu kota itu, PT Waskita Beton Precast (WSBP) juga tengah menyiapkan sebuah pabrik di kawasan Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Proses groundbreaking pabrik telah dilakukan sejak tahun 2018. Pabrik Penajam merupakan pabrik milik WSBP yang pertama dibangun di Kalimantan.

Sekretaris Perusahaan Waskita Beton Precast Fathia Syafurah mengatakan saat ini pabrik anyar WSBP tersebut masih dalam proses pembangunan. “Kantornya sudah selesai dibangun tetapi pabriknya masih dalam proses,” ujar Fathia usai acara Public Expose Life 2019 di Bursa Efek Indonesia, Rabu (21/8).

Fathia melanjutkan, pabrik baru yang dibangun dengan dana investasi sebesar Rp 500 miliar ini direncanakan rampung dan beroperasi pada awal tahun 2020. Adapun pabrik baru ini akan menempati lahan dengan total seluas 11,6 hektare.

Pabrik di Penajam memiliki kapasitas produksi sebesar 250.000 ton per tahun. Pabrik ini memproduksi produk precast berupa Box Girder, PCT Girder, Square Pile, dan CCSP. Dengan fasilitas penunjang yang sudah ada berupa area produksi, area workshop dan area pengolah limbah, WSBP berencana untuk ekspansi dengan memiliki dermaga sendiri.

Sebab, lokasi pabrik di Penajam berada di dekat laut dan akan memiliki sebuah dermaga pribadi, sehingga pengiriman beton precast menggunakan kapal tongkang dapat dilakukan dengan mudah. “Jadi produk-produknya dapat kami kirim dengan kapal tongkang ke pulau-pulau lain dan negara lain,” kata Fathia.

Dengan pabrik baru di Penajam, WSBP berharap dapat berkontribusi dalam membangun ibu kota baru dan menyediakan produk beton precast dengan harga yang kompetitif.
Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

LMAN Bayar Dana Pembebasan Lahan Tol Semarang – Demak Sebesar Rp66 Miliar

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) melakukan pembayaran sebesar Rp66 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *