Home / Berita / Pelayanan Prima Information Center Obyek Wisata Candi Prambanan

Pelayanan Prima Information Center Obyek Wisata Candi Prambanan

Industri pariwisata merupakan industri yang bertopang pada nilai-nilai dari beberapa faktor penentu seperti nilai produk berupa objek wisata dan juga nilai jasa berupa pelayanan yang prima. Pelayanan terhadap wisatawan, baik lokal maupun internasional, merupakan salah satu faktor utama yang berperan dalam kepuasan pengunjung kawasan objek wisata tersebut.

Definisi pelayanan prima mengandung tiga hal pokok, yaitu adanya pendekatan sikap yang berkaitan dengan kepedulian kepada pelanggan, upaya melayani dengan tindakan yang terbaik dan ada tujuan untuk memuaskan pelanggan dengan berorientasi pada standar layanan tertentu. Untuk mencapai suatu pelayanan yang prima pihak perusahaan haruslah memiliki keterampilan tertentu, diantaranya berpenampilan baik dan rapi, bersikap ramah, memperlihatkan gairah kerja dan sikap selalu siap untuk melayani.

Salah satu layanan yang dapat diakses oleh wisatawan berada di bagian Information Center (IC). Information Center di objek Wisata Candi Prambanan terletak di sebelah barat pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman). Bangunannya berbentuk joglo tradisional rumah Jawa. Di area IC ini, terdapat beberapa kursi tunggu yang dapat dipakai oleh pengunjung untuk beristirahat sejenak. Beberapa stop kontak disediakan bagi pengunjung yang ingin mengisi daya baterai telepon genggamnya.

Di bagian IC ini, pengunjung dapat mengakses beberapa informasi terkait Candi Prambanan, seperti jalur wisatawan, paket wisata dan letak area wisata. Di tempat ini, pengunjung juga dapat mencari sanak keluarga dan juga handai taulan yang tersesat atau terpisah dari rombongan, hanya dengan mengisi form yang telah disediakan oleh pengelola untuk kemudian diumumkan oleh petugas jaga yang selalu siap melayani petanyaan pengunjung.

Sumber TWC , edit koranbumn

Check Also

Pemerintah Kaji Besaran Subsidi‎ untuk LRT Jabodebek

Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan masih mengkaji besaran subsidi‎ untuk kereta api ringan (Light Rail …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *