Home / Berita / Pelni Tambah Tiket untuk 21.359 Tiket Non Seat saat Mudik Lebaran

Pelni Tambah Tiket untuk 21.359 Tiket Non Seat saat Mudik Lebaran

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atauPelni menyatakan akan menambah tiket untuk mudik Lebaran tahun ini. Kepala Kesekretariatan PerusahaaPelni, Yahya Kuncoro, mengatakan pihaknya akan menjual tiket non seat kembali.

Dengan begitu, Pelni tetap bisa menjamin keamanan dan keselamatan konsumen. Yahya mengungkap, penumpang kapal Pelni dalam 4 bulan terakhir pada hari-hari biasa mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni dari 852.255 menjadi 1.172.143 orang atau naik rata-rata 38 persen per bulan dibanding tahun 2018 lalu.

“Pada angkutan lebaran permintaan angkutan cukup tinggi. Kami menampung aspirasi masyarakat, Kementerian Perhubungan telah menyetujui penambahan penjualan tiket non seat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya, Minggu (19/5).

Penjualan tiket non seat akan dilakukan di seluruh cabang, agen-agen penjualan tiket, dan chanel ecara online yang bekerja sama dengan Pelni . Penjualan ini akan dimulai Senin (20 Mei 2019) pukul 10.00 WIB.

Yahya menegaskan, dibukanya penambahan penjualan tiket non seat ini sudah disesuaikan dengan kesiapan alat-alat keselamatan di atas kapal seperti sekoci, lifecraft, lifeboy, life jakcet yang tersedia di kapal. Dengan begitu, pihaknya menjamin keselamatan penumpang.

“Kalau secara safety sebenarnya kita terjaga. Alat-alat keselamatan di kapal kota sediakan dua kali lebih banyak dari kapasitas angkut. Misal, kapasitas 2.000, maka yang disediakan sekitar 4.000 atau 5.000 lebih. Semua juga sudah dicek oleh Kementerian Perhubungan dan Pelni menjelang angkutan Lebaran,” tambahnya.

Selama ini, jatah tiket non seat di kapal Pelni untuk satu kali perjalanan berkisar 30 – 60 persen dari kapasitas.

“Total kapasitas untuk Lebaran 2019 ini ada sebanyak 54.967 tiket. Sesuai SK kemenhub, tiket seat ada sebanyak 33.608 dan non seat sebanyak 21.359,” tuturnya.

Pelni sendiri memprediksi kenaikan penumpang pada peak season tahun ini naik sebesar 3,5 persen dibanding realisasi tahun 2018, yaitu dari 604.202 menjadi 625.599 orang. Pelni tidak menambah armada, namun akan menambah frekuensi di ruas-ruas prioritas di daerah kantong-kantong penumpang.

Sumber Kumparan, edit koranbumn

Check Also

Perum Perindo Aktif Ciptakan Terobosan di Keramba Jaring Apung Bali

Divisi Budidaya Perum Perindo terus menciptakan terobosan dan inovasi agar unit Keramba Jaring Apung (KJA) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *