Home / Berita / Penerapan K3 sebagai Pedoman Kinerja Pertamanan Borobudur

Penerapan K3 sebagai Pedoman Kinerja Pertamanan Borobudur

K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) merupakan salah satu aturan yang diterapkan pada dunia kerja untuk memelihara kesehatan dan keselamatan bagi para pekerja selama kegiatan kerja berlangsung. Pentingnya menerapkan K3 untuk mecegah adanya kecelakaan kerja dan penyakit kerja, seperti pencemaran lingkungan, kebakaran, ledakan dan lain sebagainya. Menghindari hal tersebut, perlu memahami K3 dalam segi kelengkapan pakaian kerja, perlengkapan alat kerja dan memahami lingkungan kerja.

Unit Pertamanan PT TWC Unit Candi Borobudur telah menerapkan K3 kepada seluruh petugas pertamanan di kawasan ini. Seperti halnya petugas pertamanan kawasan Candi Borobudur yang merupakan fasilitas kebersihan dari TWC Borobudur. Penerapan K3 dilihat dari segi kelengkapan pakaian kerja yang wajib digunakan oleh petugas, yaitu pelindung kepala untuk melindungi kepala dari benda-benda yang dapat melukai kepala, sepatu boot untuk melindungi kaki tertusuk benda tajam ketika menyapu atau memangkas merapihkan tanaman, dan mengenakan seragam yang telah ditentukan oleh pihak Pertamanan Borobudur. Selain itu, peralatan kerja yang digunakan sesuai dengan K3.

Beberapa hal harus dilakukan sebelum alat digunakan, yaitu pengecekan alat, penggunaan alat sesuai dengan fungsi dan aturan penggunaan, serta menjaga kualitas alat agar tetap aman saat digunakan. Pekerja juga harus memahami lingkungan kerja dengan cara menggunakan perlengkapan kerja yang lengkap dan penggunaan alat kerja yang sesuai. Hal itu perlu diketahui demi keamanan dan keselamatan lingkungan sekitar agar tetap terjaga dan aman. Tujuan penerapan K3 melindungi segala aspek seperti keselamatan pada petugas saat bekerja agar kinerja meningkat dengan baik, memelihara dan menjaga kesehatan didalam lingkungan kerja, serta melindungi kegiatan pekerja agar berjalan sesuai aturan.

Sumber TWC, edit koranbumn

Check Also

Kimia Farma Berikan Bantuan untuk Bencana Banjir Samarinda

Curah hujan yang tinggi dan air pasang sejak 9 Juni lalu mengakibatkan beberapa daerah di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *