Home / Berita / Penguatan Program On Farm Bulog Didukung Anggota Komisi VI DPR RI

Penguatan Program On Farm Bulog Didukung Anggota Komisi VI DPR RI

Anggota Komisi VI DPR RI Slamet menyatakan dukungannya terhadap program on farm dari Bulog yang sudah berjalan di Sumatera Barat. Menurutnya program on farm Bulog perlu diberikan penguatan secara yuridis dan teknis oleh pemerintah dan DPR RI.

“Nampaknya program Bulog ini harus diberikan penguatan, khususnya di beberapa daerah dan provinsi ini sudah berjalan programnya. Maka kita harus pastikan program ini terus berkembang khususnya dengan on farm yang berkemitraan dengan petani langsung, tidak on farm yang milik Bulog saja,” ujar Slamet saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI meninjau Bulog Divre Sumatera Barat, Selasa (19/3/2019).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, dengan berjalannya program ini maka tidak ada lagi petani yang mengeluh mengenai harga gabah yang rendah atau dimainkan oleh tengkulak, karena kegiatan usaha tani didanai dan dikelola langsung oleh Bulog di lahan milik sendiri dan lahan sewa dari pihak lain.

Usaha Tani (on farm) adalah kegiatan usaha budi daya komiditi padi, kedelai, jagung, cabe merah, bawang merah dan komoditi lainnya yang potensial yang dilakukan oleh perum Bulog dengan menggunakan pola mandiri, kemitraan, dan sinergi.

Selanjutnya, pemberdayaan petani dilakukan melalui on farm kemitraan. Yaitu kegiatan kerja sama usaha tani antara Bulog dan mitra kerja on farm, dengan kewajiban Bulog memberikan paket pinjaman Saprodi, dan kewajiban mitra kerja on farm membayar kembali setelah panen.

Dalam kunjungan tersebut Slamet berharap Bulog semakin profesional, serta bisa merealisasikan program-program terkait dengan on farm. Sehingga apa yang menjadi visi dan misi pemerintah bisa dikawal Bulog dan DPR RI.

“Ketika memang memberikan efek yang baik buat rakyat, kita akan berikan penguatan-penguatan, kalau tidak pengawasan kita akan terus berjalan. Jadi harapan kita harus terus direalisasikan,” ungkap legislator dapil Jawa Barat IV itu.

Sumber dpr.go.id

Check Also

BNI Ajukan Pinjaman Bilateral Senilai US$ 750 juta kepada Lima Bank Asing

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan pengajuan pinjaman bilateral …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *