Home / Berita / Peningkatan SDM dan Teknologi Kunci Keberhasilan di Era Industri 4.0

Peningkatan SDM dan Teknologi Kunci Keberhasilan di Era Industri 4.0

Era disruptif saat ini membutuhkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik untuk dapat berkompetisi di panggung global. Peningkatan SDM ini juga wajib dilakukan dalam perusahaan BUMN salah satunya PT PLN (Persero).

Karyawan Aji, Executive Talent Development PLN menyampaikan kondisi aktual, bagaimana saat ini sudah terjadi shifting (peralihan) dari melakukan segala sesuatunya sebagai business as usual seperti perilaku membaca (mengetahui) segala hal dari koran dan majalah secara fisik, menjadi berubah membaca (mencari) berita dan informasi melalui media daring (online).

Era disruptif yang terjadi ini akhirnya dilirik juga oleh sejumlah toko fisik seperti Gramedia dan Matahari Departemen Store yang kini juga mulai melayani pembelian buku dan belanja secara online.

“Perubahan seperti ini harus dilakukan, karena jika tidak demikian, maka mereka akan ‘tergilas’ oleh berkembangnya mekanisme perdagangan bebas yang belum pernah terbayangkan,” kata Aji di Grha Sabha Pramana-UGM, Yogyakarta, sesuai keterangan pers, Jumat (26/4).

Dalam kesempatan menjaring para lulusan terbaik dari UGM ini, PLN menggelar kesempatan employer branding, untuk mencari bibit unggul yang dapat berkompetisi mengembangkan perusahaan sehingga tidak hanya mampu bersaing di era digital, namun mampu mewujudkan harapannya menjadi perusahaan pengelola energi listrik kelas dunia.

Sejalan dengan aplikasi Industri 4.0 di sejumlah sektor industri yang sudah siap, maka PT PLN juga mulai menyesuaikan melalui penggunaan teknologi sensor secara masif, pengelolaan sumber daya secara cerdas, termasuk juga pengolahan big data secara intensif, sehingga dapat mengambil keputusan secara tepat dan cepat, untuk dapat meningkatkan kinerja.

“Salah satu aplikasi 4.0 di PLN adalah penggunaan layanan aplikasi ‘Listriqu’ – quick and quality solution – layanan total permasalahan listrik di rumah Anda, yang dapat diunduh pada telepon seluler. PLN juga mengadopsi smart metering system, sistem meter boks yang terhubung secara online (daring) dengan PLN dengan memanfaatkan sistem jejaring teknologi.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Pripurna, mengatakan, melihat kondisi yang terjadi saat ini, banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan oleh bangsa. di mana salah satunya adalah perlunya meningkatkan kualitas SDM yang harus terus dipacu, pengembangan di bidang industrialisasi.

“Termasuk berbagai kemajuan teknologi dan inovasi yang perlu terus didorong, selain masih banyaknya segudang pekerjaan besar lain, menanti kesediaan dan partisipasi kita bersama,” kata Pripurnapada di Grha Sabha Pramana-UGM, Yogyakarta, dalam keterangan pers, Jumat (26/4).

Terkait hal tersebut, dirinya menekankan secara khusus, terkait 70% karyawan yang saat ini bekerja di PLN, diisi oleh kaum milenial. Maka dengan seloroh ia mengemukakan, untuk membedakan kaum milenial dengan yang bukan milenial, adalah melihatnya dari aplikasi What’s Application (WA).

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Komitmen Telkom Indonesia Hadirkan Konektivitas dan Digitalisasi Hingga Wilayah 3T, Indihome Kini Hadir di Pulau Rote

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk selalu ada dan berkontribusi menghadirkan konektivitas di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *