Home / Berita / Penurunan Harga Gas Industri Berdampak Penghematan Subsidi dan Kinerja Pupuk Indonesia

Penurunan Harga Gas Industri Berdampak Penghematan Subsidi dan Kinerja Pupuk Indonesia

Wacana penurunan harga gas Industri membawa angin segar bagi industri pupuk. Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengatakan penurunan harga gas industri bisa berdampak pada penghematan subsidi serta menunjang keberlangsungan industri pupuk dalam negeri dan juga kinerja Pupuk Indonesia secara khusus.

Pasalnya, komponen biaya gas industri memiliki porsi yang tidak sedikit dalam struktur biaya produksi Pupuk Indonesia. Adapun total 891 juta kaki kubik per hari (million standard cubic per feet per day/mmscfd).

“Komponen biaya produksi terbesar yang terbesar adalah biaya gas, bisa mencapai 70% dari total biaya produksi,” kata Wijaya kepada Kontan.co.id (13/01).

Lebih lanjut, Wijaya juga menambahkan bahwa penurunan harga gas industri yang ada juga bisa memperkuat daya saing pelaku industri pupuk dalam negeri, termasuk di antaranya Pupuk Indonesia di pasaran pupuk internasional.

Maklum saja, selain melakukan penjualan pupuk yang bersifat penugasan (public service obligation) dan komersil di pasar domestik, Holding BUMN Pupuk ini juga melakukan penjualan ekspor dengan menyasar pasar di regional Asia Tenggara seperti Vietnam dan Filipina.

Mengacu kepada Laporan Keuangan PT Pupuk Indonesia (Persero) tahun 2018, Pupuk Indonesia Group berhasil meraih penguasaan pasar urea ekspor di pasar regional Asia Tenggara sebesar 23,45% pada tahun 2018.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

Kerja Sama Kementerian ATR/BPN bersama PTPN III, Terkait Pendaftaran Tanah dan Penyelesaian Aset Tanah PTPN Grup

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Sofyan Djalil bersama Plt. Direktur Utama PTPN III …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *