Home / Berita / Perjuangan PLN Menuju 100 persen Desa Berlistrik

Perjuangan PLN Menuju 100 persen Desa Berlistrik

Perjuangan PLN Menuju 100 persen Desa Berlistrik di  Maje adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kaur, Bengkulu, Indonesia. Di sini terdapat desa bernama Tanjung Aur yang masuk di Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, yang dikenal oleh masyarakat setempat karena merupakan salah satu desa yang tertua di wilayah marga sambat.

Keberadaannya terletak di daerah hulu sungai Air Sambat yang merupakan daratan yang masuk ke dalam, sehingga terbentuk sebuah pulau yang dikelilingi sungai Air Sambat. Diatas daratan tersebut banyak ditumbuhi bambu Aur yang sangat subur sehingga masyarakat menyebutnya sebagai Desa Tanjung Aur.

Desa Tanjung Aur mulai terbentuk pada Tahun 1949. Memiliki wilayah seluas 4.001,57 Ha dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 327 KK, yang mayoritas kegiatannya berkebun kopi dan lada, sejak terbentuk masyarakat Desa Tanjung Aur belum menikmati aliran listrik dari PLN.

Dimulai pada medio 2018 lalu, PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) melalui UP2K Bengkulu, melaksanakan survey ke lokasi. Dengan semangat yang gigih menempuh jalan yang kondisinya berlumpur, berbukit dan berbatu menuju ke pemukiman penduduk tim survey harus berjalan kaki karena keterbatasan infrastruktuk jalan yang satu-satunya untuk mencapai ya harus berjalan kaki.

Antusias masyarakat setempat akan hadirnya listrik PLN sangat terlihat, mereka bersedia membantu memperbaiki akses jalan yang rusak guna kemudahan mobilisasi peralatan dan material listrik seperti tiang beton, kawat / kabel jaringan tegangan menengah dan jaringan tegangan rendah serta trafo distribusi.

Sumber PLN, edit koranbumn

Check Also

Indonesia Minim Sampah Plastik, IIKK TWC Buka Kegiatan Belajar Pengenalan Sampah Plastik

Ketua Ikatan Istri Karyawan-Karyawati (IIKK) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *