Home / Berita / Pertamina Catatkan Kinerja Positif, Bukukan Laba Tembus USD 2,53 Miliar Sepanjang Tahun 2018

Pertamina Catatkan Kinerja Positif, Bukukan Laba Tembus USD 2,53 Miliar Sepanjang Tahun 2018

PT Pertamina (Persero) berhasil melalui tahun 2018 dengan mencetak kinerja positif. Hal ini terlihat dari perolehan laba bersih perusahaan pada tahun 2018 sebesar USD 2,53 miliar atau setara Rp.36 triliun. Selanjutnya, RUPS memutuskan bahwa setoran dividen tunai Pertamina sebesar Rp.8,5 Triliun. Hal tersebut merupakan bagian dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Pertamina yang dilaksanakan pada Jumat 31 Mei 2019 di Jakarta.

Direktur Keuangan Pertamina Pahala N Mansury menjelaskan, pada tahun 2018 memang terdapat sejumlah dinamika di sektor migas seperti nilai ICP yang berada di level USD 67,47 per barel dan kurs yang berada di kisaran Rp 14.246. Selain itu Pertamina juga menjalankan penugasan dari pemerintah dengan menyediakan BBM jenis Premium dengan harga sesuai formula yang ditetapkan pemerintah.

“Berdasarkan kondisi tersebut, perusahaan tetap mampu mencetak kinerja positif dengan pendapatan perusahaan yang sebesar USD 57,93 miliar pada 2018 atau naik dari pendapatan pada 2017 yang sebesar USD 46 miliar,” ujarnya.

Lebih lanjut Pahala menjelaskan bahwa beberapa hal penting yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan perolehan laba Pertamina di tahun 2018 antara lain adanya peningkatan penjualan dalam negeri atas minyak mentah, gas, energi panas bumi, dan hasil minyak serta adanya penggantian selisih harga fomula dengan haga jual eceran untuk produk Solar dan Premium Non Jamali.

Kinerja positif ini juga ditandai di bidang operasional dimana telah terjadi kenaikan produksi minyak dan gas sebesar 921,36 MBOEPD atau naik 33% dibandingkan tahun 2017 yang sebesar 693 MBOEPD. Demikian juga dengan lifting minyak mentah dan gas yang tercatat sebesar 757,26 MBOEPD atau naik 36% dari tahun sebelumnya yang sebesar 556,33 MBOEPD. Untuk menjaga keberlanjutan produksi migas Indonesia, Pertamina juga telah berhasil meningkatkan tambahan cadangan migas pada tahun 2018 mencapai 426,25 MMBOE atau 36% lebih tinggi dibandingkan realisasi di tahun sebelumnya.

Di sektor pengolahan minyak, kemampuan kilang Pertamina untuk menghasilkan produk yang bernilai (yield valuable product) tercatat naik menjadi 79,57% dari tahun sebelumnya yang sebesar 78,13%. Realisasi pengolahan minyak mentah pada tahun 2018 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 tercatat pengolahan minyak mentah mencapai 333,28 juta barel atau naik 4% dibandingkan tahun 2017 yang mencapai sebesar 320,50 juta barel.

Di bidang pemasaran, volume penjualan mengalami kenaikan 4,5% pada 2018 menjadi sebesar 86,5 juta KL dibandingkan pada 2017 yang sebesar 82,76 juta KL.

Selanjutnya, terkait dengan penjualan dan transportasi gas juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2018, penjualan gas mencapai 1.122,62 ribu BBTU sedangkan transportasi gas mencapai 777,01 BSCF. Keduanya mengalami peningkatan sekitar 2% dibandingkan realisasi tahun 2017.

Tingkat Kesehatan Perusahaan tahun 2018 audited mencapai skor total 86,72 atau di atas target yang sebesar 69,3 dengan kategori sehat (AA). Untuk bidang HSSE, pada 2018 Pertamina meraih 83 PROPER yang terdiri dari 14 PROPER Emas dan 69 PROPER Hijau dari wilayah operasi Pertamina Group.

“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua stakeholder sehingga Pertamina mampu mencatatkan kinerja positif pada 2018. Semoga hasil yang telah dicapai ini dapat memberikan kontribusi yang optimal pada negara dan masyarakat,” tambahnya.

Sumber Pertamina, edit koranbumn

Check Also

Wujud Kepedulian Pendidikan, Jamkrindo Salurkan Bantuan PKBL Berupa Taman Bacaan di SD Labuan Banten

Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan, Perum Jamkrindo secara berkelanjutan memberikan bantuan di bidang pendidikan, salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *