Home / Berita / Perum Perindo Cabang Brondong Lakukan Ekspor Ikan ke Vietnam

Perum Perindo Cabang Brondong Lakukan Ekspor Ikan ke Vietnam

Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Cabang Brondong melebarkan sayap bisnisnya dengan melakukan ekpsor ikan ke Vietnam.

Nilai nilai ekspor ke negara yang beribukota di Hanoi ini mencapai Rp1,75 miliar. Volume ekspor kali ini bermuatan 40 ton yang terbagi dalam dua tahap.

General Manager Perum Perindo Cabang Brondong Sigit Suhendi menuturkan hasil perikanan di Indonesia, khususnya di perairan Brondong banyak diminati. Salah satu peminat yaitu perusahaan asal Vietnam yang bergerak di bidang pengolahan dan produksi perikanan, Tu Hai Co., Ltd.

Penjajakan bisnis dengan Tu Hai Co., Ltd telah dimulai sejak tahun 2018. Adapun tindak lanjut pengiriman ekspor dimulai pada kuartal I/2019.

“Permintaan dari mitra kami di Vietnam ini cukup banyak dan pastinya untuk kerja sama jangka panjang. Nantinya, Cabang Brondong akan terus mengirim ikan ke Vietnam secara kontinyu,” katanya.

 

Sigit sangat optimistis mampu memenuhi permintaan dari Tu Hai Co., Ltd. Menurut dia, Cabang Brondong, Jawa Timur berkualifikasi untuk melakukan ekspor mengingat kawasan tersebut memiliki fasilitas pelabuhan perikanan nusantara dan unit pengolahan ikan (UPI).

Sigit memerinci ekspor pertama ke Vietnam dilakukan pada 21 Februari 2019 dengan satu kontainer bermuatan 20 ton. Produk yang diekspor pada tahap pertama ini berupa Red Mullet, Soft Bone Cuttlefish, Baby Octopus dan Long-legged Octopus. Nilai transaksi pada tahap pertama ini yaitu Rp750 juta.

Selanjutnya, ekspor kedua dilakukan pada 26 Februari 2018 dengan satu kontainer bermuatan 20 ton. Produk yang diekspor meliputi Red Mullet dan Slipper Lobster. Nilai transaksi mencapai Rp1 miliar.

Tak berhenti sampai di situ, Tu Hai Co., menandatangani kontrak kerja sama setahun dengan Perum Perindo Cabang Brondong. Kerja sama itu terkait dengan pengiriman rutin ikan Red Mullet 2 kontainer setiap bulan ke Vietnam.

Tu Hai Co., Ltd juga memesan produk ikan campuran (mix) yang terdiri dari Soft Bone Cuttlefish dan Baby Octopus sebanyak satu kontainer per bulan. Selain itu, Tu Hai turut memesan ikan Sillago untuk dikirim ke Vitenam sebanyak 1 kontainer per bulan secara rutin.

“Kami memiliki banyak peluang ekspor. Diharapkan ke depannya negara tujuan ekspor akan bertambah,” pungkas Sigit.

Sumber  PerumPerindo, editor koranbumn

Check Also

IPCC Bagikan Dividen Rp34,87 per Saham dari Laba Bersih Semester I/2019

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) membagikan dividen interimnya dari laba bersih selama semester I/2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *