Home / Kinerja & Investasi / Pesanggrahan Mangkunegaran IV, Jadi Obyek Wisata Baru Royal Besaran

Pesanggrahan Mangkunegaran IV, Jadi Obyek Wisata Baru Royal Besaran

Banyak dari kita menganggap bahwa, mencoba menu makanan baru menjadi salah satu aktivitas yang selalu ingin dilakukan. Banyak wisatawan, berburu kuliner baru di objek wisata untuk lebih merasakan momen liburan mereka.

Industri kuliner pun banyak berkembang. Mereka dituntut untuk tidak hanya mengedepankan rasa otentik sajian makanan, namun juga penampilan serta pelayanan yang prima terus ditingkatkan.

Menurut data Kementerian Pariwisata Indonesia, di tahun 2018 sektor kuliner dalam industri pariwisata menyumbang sekitar 30-40 persen pendapatan pariwisata. Bila ditotal, belanja dan kuliner mencapai 75 persen. Kuliner pula yang jadi tiga besar tujuan orang berwisata.

Kemenpar gencar mendorong Indonesia sebagai objek wisata kuliner dunia. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti menetapkan makanan nasional serta mendorong beberapa daerah, seperti Bandung, Bali dan Joglosemar menjadi destinasi gastronomi standar World Tourism Organization (UNWTO). Senada dengan itu, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) sebagai salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Heritage Management Corporation ikut bergerak untuk turut menumbuhkan industri pariwisata kuliner nusantara.

Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan mengelola Royal Besaran. Royal Besaran merupakan pesanggrahan Mangkunegaran IV atau rumah dinas kepala PG Colomadu. Rumah pesanggrahan Mangkunegaran IV ini terletak satu kawasan dengan eks pabrik gula Colomadu yang saat ini telah bertransformasi menjadi De Tjolomadue.

Pada tahun 2017, pabrik gula serta rumah Mangkunegaran yang dahulu bertindak sebagai kepala dinas pabrik ini dipercantik dan dirombak ulang hingga menghasilkan bangunan cantik seperti sekarang. Pesanggrahan Mangkunegaran ini dinamakan Royal Besaran.

General Manager TWC Unit Manohara Jamaludin Mawardi yang juga membawahi Royal Besaran ini mengatakan bahwa tempat ini memiliki potensi besar untuk berkembang. “Selain sajian kuliner, sebenarnya tempat ini juga bisa digunakan untuk beragam aktivitas, galeri seni dan lainnya.” Terangnya.

Sumber TWC, edit koranbumn

Check Also

Capai Tertinggi Dalam 7 Tahun Terakhir, Pertamina Lakukan Pengeboran 121 Sumur di Blok Mahakam

Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) secara agresif terus melakukan pengeboran di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *