Home / Berita / PII Siap Terlibat Proyek Infrastruktur dengan Skema Kerja sama di DKI Jakarta.

PII Siap Terlibat Proyek Infrastruktur dengan Skema Kerja sama di DKI Jakarta.

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) menyatakan siap terlibat dalam proyek infrastruktur dengan skema kerja sama di DKI Jakarta. Pemberian penjaminan dalam proyek infrastruktur diharapkan bisa meningkatkan minat investor.

Direktur Utama PII, Armand Hermawan mengatakan proyek-proyek infrastruktur di DKI Jakarta sangat potensial untuk ditawarkan kepada investor melalui skema kerja sama. Dia menambahkan, secara rutin PII menggelar program peningkatan kapasitas dan kegiatan bersama Pemprov DKI dalam mengidentifikasi proyek-proyek potensial.

“Kami selalu support, baik proyek kementerian maupun pemerintah daerah. This is the time,” ujarnya kepada Bisnis, belum lama ini.

Dia mengungkapkan, hingga saat ini PII belum terlibat dalam penyiapan maupun penjaminan proyek infrastruktur di DKI Jakarta. Saat ini, proyek infratruktur yang telah dijamin oleh PII mencapai 22 proyek. Sebagian besar proyek yang dijamin berasal dari sektor jalan tol dan berlokasi di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyusun daftar proyek infrastruktur yang akan ditawarkan kepada investor melalui skema kerja sama dengan badan usaha (KPBU). Proyek-proyek ini akan dibangun secara bertahap hingga sepuluh tahun ke depan dengan kebutuhan investasi mencapai Rp571 triliun.

Beberapa proyek yang akan ditawarkan antara lain pengembangan moda raya terpadu (MRT) menajdi 223 kilometer, perpanjangan jalur kereta ringan menjadi 116 kilometer, dan perpanjangan jalur Trans Jakarta menajdi 2.149 kilometer.

DKI juga berniat cakupan pelayanan air bersih menjadi 100% dari posisi saat ini di level 60%. Peningkatan cakupan pelayanan juga disasar pada jaringan air limbah yang saat ini baru mencapai 14%. Proyek pengendalian banjir dan penambahan kapasitas air baku juga masuk dalam daftar proyek potensial.

Armand mengimbuhkan, pemberian penjaminan dalam proyek-proyek infrastruktur dapa meningkatkan kelayakan proyek di mata kreditor. Walhasil, penjaminan bakal mendorong penurunan biaya dana atau bunga pinjaman untuk pembangunan proyek.

Secara umum, sepanjang 2019 PII membidik penjaminan pada 6 proyek infrastruktur. Keenam proyek itu yakni  jalan tol Semarang РDemak, preservasi jalan nasional lintas Timur Sumatra di Provinsi Sumatra Selatan dan kereta api Makassar Parepare. Selanjutnya, sistem penyediaan air minum (SPAM) Jatiluhur I, pengembangan RS Kanker Dharmais, dan pengembangan RSUD Zainoel Abidin.

“Proyek-proyek yang akan dijamin pada tahun ini sudah berproses sejak tahun lalu. Jadi, tahun ini baru menuai hasilnya,” jelas Armand.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Antam Jajaki Ekspansi di Afrika dan Laos untuk Perkokoh Kinerja Keuangan

PT Aneka Tambang Tbk. memiliki rencana penambahan portofolio bisnis di dua negara, yakni Afrika dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *