Home / Berita / PKBL Surveyor Indonesia Gelar Pelatihan Sertifikasi NDT Eddy Current Weld & Surface level II secara Gratis untuk Tenaga Kerja Kurang Mampu

PKBL Surveyor Indonesia Gelar Pelatihan Sertifikasi NDT Eddy Current Weld & Surface level II secara Gratis untuk Tenaga Kerja Kurang Mampu

PT Surveyor Indonesia (Persero) (PTSI) melalui program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) menggelar Pelatihan Sertifikasi Non Destructive Test (NDT) Eddy Current Weld & Surface level II secara gratis kepada calon tenaga kerja dari kalangan kurang mampu, Sabtu (20/04).

Pelatihan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang ada di Balikpapan, khususnya generasi muda yang memiliki skill dibidang teknik inspeksi dengan kategori keluarga kurang mampu. Total peserta 10 orang berasal dari kalangan keluarga tidak mampu. “Sertifikasi ini diakui hingga dunia internasional, jadi nantinya bisa digunakan di dunia kerja khususnya NDT inspection Eddy Current” ujar Wakabag Operasi PTSI Balikpapan Andik Triono.

Sementara itu, perwakilan American Society for Non-destructive Testing (ASNT) Level III Aminudin Idris menerangkan bahwa dalam pelaksanaan NDT terdapat tingkatan level pekerja yang memang sangat diperlukan yakni level I, II dan III. “Mereka yang mengikuti sertifikasi level II ini, nantinya saat didunia kerja sudah berhak melakukan dissection terkait benda yang akan di inspeksi, apakah diterima/accept atau ditolak/reject” terang Idris.

Eddy current merupakan salah satu dari lima metode NDT atau uji tak rusak yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran dari pipa, khususnya pada pipa tubular. Eddy current atau arus eddy akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang akan mendeteksi ketebalan pipa, sisa ketebalan pipa hingga kebocoran pada pipa. Teknik tersebut dapat diaplikasikan di berbagai bidang seperti bidang industri hingga oil and gas. Untuk sertifikasi ini, para peserta akan mengikuti tiga tahap pengujian yakni general, specific, dan practice dimana masing-masing ujian minimal harus mendapatkan nilai 70 dengan rata-rata nilai gabungan 80.

Perwakilan PKBL PTSI Balikpapan Andri Lesmana menambahkan bahwa kegiatan pelatihan ini akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya yang akan diadakan oleh PKBL PTSI. “Kegiatan ini sudah 5 kali kita adakan, dan ini merupakan bukti PKBL PTSI ikut membantu program pemerintah untuk meningkatkan mutu calon tenaga kerja khususnya dari kalangan kurang mampu untuk memiliki kesempatan yang sama dengan lainnya” ujar Andri.

Sumber Surveyor Indonesia, edit koranbumn

Check Also

Indonesia Minim Sampah Plastik, IIKK TWC Buka Kegiatan Belajar Pengenalan Sampah Plastik

Ketua Ikatan Istri Karyawan-Karyawati (IIKK) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *