Home / Berita / PKBL TWC Dropping Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kekeringan Gunungkidul

PKBL TWC Dropping Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kekeringan Gunungkidul

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sebanyak 18 kecamatan yang ada di Gunungkidul, sudah 14 kecamatan mengalami krisis air bersih. Dari sebanyak 14 kecamatan penduduk yang terdampak krisis air mencapai lebih dari 100.000 jiwa.

Guna berpartisipasi dalam pengentasan dampak kekeringan bagi warga, Program Kemitraan Dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) menyerahkan bantuan dropping air bersih kepada warga dusun Cakbohol, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Selasa (17/9/2019).

Sebanyak 20 truk tangki air diserahkan kepada warga yang saat ini masih mengalami kekeringan air. “Sebagai perwakilan warga, kami ucapkan terimakasih kepada bapak-ibu dari TWC. Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban warga yang sedang terdampak kekeringan ini.” Terang Kepala Dusun Cakbohol Supoyo.

Supoyo juga menerangkan, bahwa bantuan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan primer warga seperti mandi dan air minum. Selain itu, warga yang kebanyakan berstatus sebagai petani dan peternak ini butuh air untuk keperluan ternaknya masing-masing. “Untuk keperluan itu semua, terus terang saat ini masih kekurangan air bersih. Kadang untuk kebutuhan rumah tangga terpenuhi, tapi untuk ternak yang tidak ada.” Lanjutnya.

Desa Purwodadi, Tepus, Gunungkidul sendiri terdiri dari 11 dusun. Setiap dusun tiga RT yang terdiri kurang lebih 30 kepala keluarga. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di kecamatan Tepus sendiri terdapat sekitar 12.441 jiwa terdampak kekeringan. “Saat ini sebenarnya sudah ada jaringan air PDAM di dua titik. Namun tetap tidak mencukupi untuk kebutuhan warga sehari-hari.” Tambah Supoyo

Sementara itu, Manager PKBL TWC Bambang Sarwo Edy mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian BUMN pada masalah yang menimpa warga. “BUMN Hadir Untuk Negeri memiliki misi untuk turut serta membantu dalam permasalaha-permasalahan yang menimpa warga, salah satunya ialah bantuan dropping air bersih kepada warga Tepus ini.” Kata Edy.

Sumber TWC, edit koranbumn

Check Also

KAI Realisasikan Pembayaran Keempat untuk Proyek LRT Jabodebek Senilai Rp 1,4 Triliun

Perkembangan pembangunan prasarana LRT Jabodebek tahap I hingga 4 Oktober 2019 telah mencapai 66,13 persen. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *