Home / Berita / PLN mulai Operasikan Stasiun Penyedia Listrik Umum di Kota Makassar,

PLN mulai Operasikan Stasiun Penyedia Listrik Umum di Kota Makassar,

PT PLN (Persero) mulai mengoperasikan infrastruktur Stasiun Penyedia Listrik Umum atau SPLU di Kota Makassar, Sabtu (2/3/2019). Pengoperasian perdana SPLU berformat “Truly Parking and Charging Station” pertama di Indonesia itu ditandai dengan agenda PLN Blits Explore Sulawesi.

Adapun Blits Explore Sulawesi merupakan bentuk kerjasama PLN dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), di mana terdapat pembuatan mobil dan motor listrik 80% buatan anak bangsa dengan uji coba keliling Indonesia termasuk Sulawesi.

Khusus di Sulawesi Selatan telah menyambangi Kota Parepare dan mobil listrik yang dijuluki Kasuari itu akhirnya tiba di Kota Makassar untuk melakukan charging yang kurang lebih membutuhkan waktu 4 jam.

Sebagai informasi, SPLU yang dibangun perseroan berlokasi di kantor PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Mattoanging ruas Mongonsidi Kota Makassar. Charging stationtersebut terletak di kawasan sentral bisnis di Makassar guna memudahkan akses bagi calon pengguna.

General Manager PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf menyampaikan SPLU itu dilengkapi pula lahan parkir yang nantinya pengguna dapat melakukan kegiatan sembari mengisi daya mobilnya.

Untuk menggaungkan kampanye penggunaan Kendaraan Listrik, PLN UIW Sulselrabar juga menggelar acara demo masak menggunakan kompor Induksi yang dirangkaikan dengan touring kendaraan listrik yang diikuti 1 Mobil listrik beserta Electric Motorcycle Community yang berjumlah 10 Motor listrik ke Pantai Losari.

“PLN mendukung penuh akan pengembangan teknologi kendaraan listrik dengan menyiapkan infrastruktur SPLU untuk pengisian dayanya. Kami mendoakan supaya PLN ITS explore dapat juga sukses menjalankan misinya untuk keliling Indonesia menggunakan Mobil Listrik,” tambah Bambang.

Ketua Tim PLN ITS Explore Indonesia, Agus Mukhlisin, menjelaskan bila dibandingkan mobil konvensional pada umumnya, maka mobil listrik tersebut jauh lebih hemat dari sisi penggunaan energi.

“Jadi 1 Kwh bisa menempuh 5 Km. Perbandingannya kalau dengan bensin menempuh 10 Km, dengan mobil listrik bisa sampai 25 Km. Sementara untuk pengisian daya itu membutuhkan wkatu 4 jam. Jadi setiap menempuh jarak 150 Km mesti dilakukan pengisian daya,” paparnya.

Agus menjelaskan untuk titik pengisian daya telah dipersiapakan oleh PLN. Agus yang merupakan mahasiswa Semester IV ITS ini menargetkan perjalanan keliling Indonesia membutuhkan waktu selama lima bulan.

Dia yakin bahwa mobil dengan bertenaga listrik dengan energi masa depan karena energi listrik dari berbagai alternatif energi mulai dari energi terbarukan dan lama.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Pasar Murah Petrokimia Gresik di Gerai Pertanian Petromart

Pasar Murah Petrokimia Gresik hadir di halaman gerai pertanian Petromart milik PG di Kec. Sukapura, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *