Home / Berita / PLN Sedang Kaji Enam Wilayah Kerja Panas Bumi yang Ditawarkan Kementerian ESDM

PLN Sedang Kaji Enam Wilayah Kerja Panas Bumi yang Ditawarkan Kementerian ESDM

PT PLN (Persero) sedang mengkaji enam Wilayah Kerja Panas Bumi yang ditawarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Adapun enam wilayah kerja panas bumi (WKP) yang ditawarkan ke pada PLN yakni WKP Wapsalit berkapasitas 5 MW di Maluku, Sumani 20 MW di Sumatera Barat, Lainea 20 MW di Sulawesi Tenggara, Suwawa 10 MW di Gorontalo, Bonjol 55 MW di Sumatera Barat, dan Cubadak 10 MW di Sumatera Barat.

Vice President Energy Panas Bumi PLN Aris Edi Susangkiyono mengatakan kemungkinan tidak semua WKP tersebut akan diterima perseroan untuk dikelola. Pengkajian perlu dilakukan untuk memastikan WKP tersebut mampu dikerjakan.

Apalagi, menurutnya, saat ini WKP yang ditawarkan tersebut sebagian besar bersumber dari sistem panas bumi bertemperatur menengah. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang berproduksi saat ini semuanya bersumber dari sistem panas bumi temperatur tinggi.

Namun, dia memastikan, WKP tersebut tetap menarik bagi PLN lantaran berada di daerah yang minim pengembangan energi berkelanjutan. Pengerjaan pembangkitan di daerah tersebut akan menurunkan biaya pokok pembangkitan (BPP) daerah tersebut.

“Itu baru diberikan penawaran ke PLN untuk penugasan, kita tidak bisa langsung terima begitu saja, kita mengkaji penugasan ini layak atau tidak,” katanya kepadaBisnis, Kamis (9/5/2019).

Menurut Aris, minggu depan nanti, PLN akan melakukan pertemuan dengan mengundnag sejumlah narasumber seperti akademisi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Badan Balitbang ESDM untuk membahas dan mengkaji bersama hasil kajian keenam WKP tersebut.

Jika nantinya, ada beberapa WKP yang tidak diterima, akan dikembalikan lagi ke ESDM untuk dilakukan proses pelangan. “Nanti keputusannya, ya mungkin gak semua,” katanya.

Menurut data Kementerian ESDM, total sumber daya panas bumi yang dimiliki Indonesia sekitar 25,386.5 Mega Watt Eletrical (Mwe), namun hanya 1.948 Mwe yang diproduksi dari pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Potensi panas bumi temperatur menengah di Indonesia tersebar di 167 lokasi dari total 349 lokasi panas bumi yang teridentifikasi. Lebih rinci, potensi panas bumi temperatur menegah adalah sekitar 46% atau total sumber daya sebesar 8.677 MWe.

Sumber Bisnis,edit koranbumn

Check Also

Siasati Ketergantungan PLTA, Kamboja Minati Pembangkit Listrik Apung Buatan PAL

¬†Kamboja tertarik pada pembangkit listrik apung buatan Indonesia untuk menyiasati ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *