Home / Berita / Pos Indonesia Perkuat dan Kembangkan Jaringan Agenpos

Pos Indonesia Perkuat dan Kembangkan Jaringan Agenpos

PT Pos Indonesia tengah gencar memperkuat dan mengembangkan jaringan Agenpos di seluruh Indonesia guna meningkatkan omzet perusahaan ke depannya.

Manajer Pengembangan Agenpos PT Pos Indonesia Mochamad Alie menuturkan strategi perusahaan untuk memperkuat Agenpos dilakukan dengan memberikan dukungan operasional kepada Agenpos sehingga secara tidak langsung akan mendorong pendapatan omzet.

“Kami memberikan reward kepada Agenpos yang telah memberikan kontribusi pendapatan,” ungkap Alie, Kamis (29/08/2019).

Selain itu, perusahaan akan terus mengedepankan pola kerja sama dengan prinsip win win solution bagi mitra dan PT Pos Indonesia.

PT Pos Indonesia memiliki empat pola kemitraan Agenpos. Pertama, Agenpos Outlet yang memiliki tampilan outlet sama seperti Kantorpos dan memiliki produk yang sama seperti Kantorpos.

Kedua, kemitraan pola Agenpos B2B yang mewajibkan mitra untuk memiliki jaringan outlet yang akan dijadikan Agenpos. “Minimal 100 jaringan yang infrastrukturnya dikembangkan oleh mitra dengan pola host
to host,” kata Alie.

Namun, Alie menegaskan sistem yang yang kembangkan oleh mitra untuk para outlet di bawahnya sesuai dengan standar dari PT Pos Indonesia. Selain itu, sistem dari outlet-outlet tersebut dipastikan telah melalui uji oleh PT Pos Indonesia.

Ketiga, kemitraan pola M-Agenpos yang merupakan pengembangan Agenpos mobile dengan pola operasi yang banyak mengunakan smartphone. Dalam pola kemitraan ini, Agenpos dapat secara leluasa memberikan layanan kepada masyarakat melalui aplikasi Mobile Agenpos (M-Agenpos). M-Agenpos adalah aplikasi mobile berbasis android native yang dikembangkan untuk

Layanan Payment, contohnya pembayaran berbagai angsuran, a.l. PLN, Telekomunikasi, PDAM, PBB, tiket pesawat/kereta api, premi asuransi, finance, dan sebagainya.

Selain itu, M-Agenpos dapat melayani layanan Wesel Instan Bayar (pembayaran wesel instant kepada penerima weselpos) dan layanan Kurir (layanan pengiriman surat dan paketpos) oleh agenpos.

Keempat, kemitraan pola optimalisasi outlet di mana Agenpos outlet yang sudah terikat dapat mengelola Kantorpos cabang dengan persyaratan kinerja sebelumnya dapat ditingkatkan menjadi 100%

Alie mengatakan perusahaan menargetkan untuk membuka 3.000 Agenpos outlet, 5.000 Agenpos B2B, 10.000 M-Agenpos dan 1.000 optimalisasi outlet hingga tahun ini.

Adapun, PT Pos Indonesia saat ini memiliki 1.660 Agenpos outlet, 1,876 Agenpos B2B, 6.416 M-Agenpos dan 178 optimalisasi outlet (terdiri dari 121 untuk take over dan 57 untuk perpanjangan layanan).

Alie menuturkan Agenpos didukung sepenuhnya oleh PT Pos Indonesia dengan ribuan outlet penghubung, serta jangkauan distribusi dan antaran yang sangat luas di seluruh Indonesia.

Menurut Alie, siapapun dapat menjadi Agenpos dengan modal kecil dan proses yang modal serta imbal jasa menarik.

“Bagi masyarakat yang tertarik, silakan hubungi Kantorpos pemeriksa di wilayah masing-masing,” ujar Alie.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Pupuk Indonesia Bersama KPK Gelar Roadshow Internalisasi Budaya Anti Gratifikasi

Menggalakkan kampanye Anti Gratifikasi di lingkungan perusahaan dan anak perusahaan, PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *