Home / Kinerja & Investasi / PP Presisi Targetkan Kontrak Baru Naik 35 Persen Tahun Ini

PP Presisi Targetkan Kontrak Baru Naik 35 Persen Tahun Ini

PT PP Presisi  Tbk anak perusahaan BUMN di bidang Kontruksi yakni PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau biasa di singkat PT PP (Persero) Tbk telah menjadi perusahaan konstruksi terintegrasi berbasis alat berat terkemuka di Indonesia yang memiliki kapabilitas untuk menyediakan jasa konstruksi dari lima (5) lini bisnis yaitu civil work, ready mix, foundation, form work dan penyewaan (rental) alat berat, secara terintegrasi yang memberikan value added kepada para konsumen

Kinerja perusahaan sepanjang tahun 2017 mencatatkan kontrak baru sebesar Rp5,9 Triliun meningkat sebesar 102 persen dari target kontrak baru 2017 yang dinilai sebesar Rp5,8 Triliun. Kinerja pencapaian kontrak baru di tahun 2017, mendorong manajemen PP Presisi menargetkan kontrak baru 2018 sampai dengan Rp8,0 Triliun atau meningkat sampai dengan 35 persen.
Manajemn PP Presisi sangat optimis dapat mencapai target tersebut, di awali keberhasilan entitas anak, PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA) di awal tahun 2018 ini, telah berhasil mengantongi kontrak jasa coal hauling selama 3 tahun dengan PT Barasentosa Lestari, perusahaan tambang batubara yang beroperasi di Sumatera Selatan.

“Dengan perolehan kontrak ini, berarti LMA dalam kurun waktu satu tahun telah memperoleh 2 (dua) kontrak jasa coal hauling”, tutur Benny Pidakso, Direktur Keuangan PP Persisi.

Benny yakinkan tercapainya kinerja ke depan dengan dukungan manajemen untuk menambah jumlah armada peralatan berat dengan pembiayaan dari hasil IPO, dana internal maupun eksternal bila dibutuhkan.

“Perolehan pendapatan dari jasa coal hauling yang bersifat recurring income (pendapatan berulang) dan berjangka waktu yang relatif lebih panjang dibandingkan dengan rata-rata jangka waktu proyek insfrastruktur yang berkisar 2 tahun. Dapat juga sebagai diversifikasi pendapatan dan memperkuat pertumbuhan laba Perseroan ke depan. Pendapatan dari jasa coal hauling diharapkan dapat memberikan kontribusi total pendapatan berkisar 10 persen hingga 15 persen pada tahun 2018 , dengan harapan Perseroan mengharapkan adanya 1 tambahan lagi kontrak coal hauling”, imbuh Benny.

Di tahun 2018, PP Presisi tetap menargetkan tetap menargetkan proyek-proyek infrastruktur strategis seperti jalan tol, pelabuhan, bandara, bendungan dan sebagainya untuk meningkatkan laba perseroaan maupun induk perusahaan PT PP ( Persero ) Tbk.

Check Also

Investasi Saham Melemah, Taspen Lirik Investasi Sektor Infrastruktur ke Proyek Jalan Tol Waskita

Kinerja hasil investasi PT Taspen (Persero) tumbuh melambat sepanjang tahun lalu akibat pelemahan Indeks Harga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *