Home / Berita /  Presiden ke 3 B.J. Habibie Tokoh Sentral Bangun BUMN Industri Strategis

 Presiden ke 3 B.J. Habibie Tokoh Sentral Bangun BUMN Industri Strategis

Proses industrialisasi modern di Indonesia dimulai sejak 1970-an. Tokoh sentralnya adalah B.J. Habibie. Tahun 1974 Habibie selaku Menteri Riset dan Teknologi mendirikan divisi Advanced Technology dan Teknologi Penerbangan di Pertamina yang kemudian berkembang menjadi PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio (cikal bakal PT IPTN dan PT DI) pada tahun 1976 dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi tahun 1978. Perlahan tapi pasti, pemerintah menata strategi penguasaan teknologi dan pembangunan industri dengan membentuk Tim Pengembangan Industri Hankam tahun 1980 dan dilanjutkan dengan Tim Pelaksana Pengembangan Industri Strategis (TPPIS) tahun 1983.

Hasil kajian TPPIS menghasilkan pembentukan BPIS tahun 1989. BPIS menjadi tonggak awal proses industrialisasi strategis yang modern di Indonesia.

Sepuluh industri di bawah BPIS dinamakan BUMN Industri Strategis dengan tujuan pemerintah ingin membangun dan mengembangkan industri pertahanan dan kemandirian Pertahanan dan Keamanan (HANKAM). 10 BUMN Strategis tersebut di masa itu diantaranya:

Perusahaan Perseroan (PERSERO) PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara (saat ini menjadi PT Dirgantara Indonesia (PERSERO); PT. PAL Indonesia (PERSERO); PT. PINDAD (PERSERO); PT Dahana (PERSERO); PT. Krakatau Steel (PERSERO) Tbk.; PT. BARATA INDONESIA (PERSERO); PT. Boma Bisma Indra (PERSERO); PT. Industri Kereta Api (PERSERO); PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (PERSERO); dan PT Lembaga Elektronika Nasional Industri (PERSERO).

Sumber Krakatau Steel, edit koranbumn

Check Also

Dirut Edy Setijono Memberi Arahan kepada 22 Mitra Usaha PKBL TWC

Direkrut Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono memberi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *