Home / Berita / PTPN IV Selenggarakan Sosialisasi Pelatihan Sistem Aplikasi SKB BPS Online

PTPN IV Selenggarakan Sosialisasi Pelatihan Sistem Aplikasi SKB BPS Online

“Manajemen Holding Perkebunan Nusantara menyambut baik dan positif sebagai langkah awal dan strategis untuk tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) dengan PTPN III (Persero) dalam penyediaan dan pemanfaatan data atau informasi statistik pertanian maupun perkebunan”, demikian disampaikan Direktur Operasional PTPN IV Rediman Silalahi mewakili Holding Perkebunan Nusantara, didampingi Deputi Bidang Statistik Produksi BPS RI M. Habibullah, ketika membuka sosialisasi pelatihan sistem aplikasi SKB BPS Online di ruang rapat Dura Kantor Direksi PTPN IV Jl. Letjen Suprapto No. 2 Medan, Senin 4/3/2019 pagi.

Dari BPS dihadiri Deputi Bidang Statistik Produksi BPS RI M. Habibullah, Kasie Evaluasi dan Pelaporan Statistik Perkebunan, Kabid Statistik Produksi dan Staf Teknologi Informasi.

Hadir dari PTPN IV mendampingi Direktur Operasional Rediman Silalahi ada Kepala/ Wakil Kepala Bagian, Project Manajer, Kasubag, dan Staf Subag.

Peserta pelatihan berjumlah 22 orang berasal dari Kepala Sub dan Staf Sub Divisi Holding PTPN, dan Kasubag/ Staf Subag/ Karyawan dari PTPN I s/d VI.

Rediman Silalahi juga mengatakan bahwa sosialisasi ini salah satu tujuannya agar semua data yang menyangkut perkebunan khususnya Holding Perkebunan Nusantara dengan anak perusahaannya dapat ter-update dengan akurat dan tersistem sehingga dapat mengambil kebijakan maupun keputusan yang cepat dan tepat di dalam mengelola industri perkebunan.

Rediman mengajak peserta pelatihan melalui aplikasi online SKB BPS-PTPN ini hendaknya menjadi budaya perusahaan, karena perusahaan sudah menyediakan seluruh perangkatnya di setiap unit usaha.

Di samping itu, bagaimana upaya kita memanfaatkan dengan maksimal bukan hanya untuk PTPN melainkan untuk bangsa dan negara.

“Direksi berharap, dengan aplikasi ini akan menghasilkan data perkebunan yang akurat dan realtime karena selama ini data yang disajikan adalah data-data yang lalu sehingga sering terjadi perdebatan pada saat akan digunakan untuk mengambil kebijakan pada tahun berjalan, baik kebijakan impor maupun kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan karyawan dan petani”, tutup Rediman.

M. Habibullah menyampaikan bahwa pengumpulan data ada berbagai jenis di industri seperti mailing system dan big data.

“Berdasarkan UU No 16 tahun 1997 adalah satu-satunya lembaga pemerintah yang mengelola sistem perstatistikan nasional dan dalam undang-undang itu sesungguhnya statistik diatur menjadi tiga yaitu statistik khusus, sektoral dan dasar”, tegas M. Habibullah.

Sumber PTPN IV, edit koranbumn

Check Also

IPCC Bagikan Dividen Rp34,87 per Saham dari Laba Bersih Semester I/2019

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) membagikan dividen interimnya dari laba bersih selama semester I/2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *