Home / Berita / PTPN VII Berbagi Sesama, Berkurban Sebanyak 50 Hewan Kurban

PTPN VII Berbagi Sesama, Berkurban Sebanyak 50 Hewan Kurban

Keluarga Besar PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII  memotong 50 ekor hewan kurban terdiri dari 18  ekor sapi dan 32 ekor kambing di Masjid Baitun Nabat, Komplek Perumahan PTPN VII, Minggu (11-8-2019). Hewan kurban merupakan pemberian dari Direksi dan karyawan  PTPN VII melalui Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) PTPN VII. Sekretaris Perusahaan Okta Kurniawan mengatakan, “Paksanaan kegiatan  ini sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen kepada masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan. Serta pendistribusian daging hewan kurban supaya lebih efektif dan tepat sasaran”.

Dalam kondisi apapun PTPN VII tetap mengedepankan kegiatan yang menyentuh kepada masyarakat sekitar. “Daging kurban ini disalurkan kepada masyarakat sekitar di lingkungan perusahaan, panti asuhan, dan fakir miskin,” kata Okta.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan setelah sholat Idul Adha bersama, di halaman Masjid Baitun Nabat Komplek PTPN VII.

Okta menambahkan, selain di Kantor Direksi, seluruh unit bisnis juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Sholat Idul Adha diimami oleh Ustad Triono Mip yang dalam khutbahnya mengambil tema meraih taqwa dengan membangun kepedulian dan semangat berbagi.

Menurutnya, makna kurban itu amat luas. Yakni, wujud takwa kepada Allah, membuang nafsu hewani dalam tubuh yang cenderung serakah, dan peduli kepada sesama. Dalam kurban itu kita dituntut ikhlas untuk memberikan sesuatu yang nikmat dan mahal kepada sesama, terutama saudara kita yang miskin agar ikut mersakan nikmatnya daging pada hari ini,” kata dia.

Dengan merayakan hari raya kurban ini, kita mengambil teladan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anaknya, Nabi Ismail, untuk disembelih, katanya.

Hal ini menggambarkan tidak ada batas loyalitas jika seseorang menjalankan perintah Alloh. “Jika Nabi Ibrahim harus merelakan anaknya untuk disembelih, maka kita hanya diminta untuk merelakan hewan kurban berupa domba atau kambing untuk kurban. Jadi, kurban adalah ukuran keikhlasan kita menjalankan perintah Alloh,” kata dia.

Sumber PTPN VII, edit koranbumn

Check Also

Kembangkan Bisnis Kargo Udara, Pesawat Tanpa Awak Garuda Indonesia Masuk Proses Sertifikasi

Kementerian Perhubungan sedang memproses sertifikasi pesawat tanpa awak atau unmanned aircraft vehicle yang akan digunakan PT Garuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *