Home / Berita / Rayakan Agustusan, BTN Rilis program “KPR Merah Putih” dengan Suku Bunga Tetap Dua Tahun Sebesar 8,99 %

Rayakan Agustusan, BTN Rilis program “KPR Merah Putih” dengan Suku Bunga Tetap Dua Tahun Sebesar 8,99 %

Berbagai upaya terus dilakukan perbankan guna menggairahkan pasar properti Nasional. Salah satunya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, yang menawarkan program Kredit Kepemilikan Rumah ( KPR) dan Kredit Agunan Rumah (KARnival) dengan beragam gimmick.

Khusus pada Agustus, sebagai bulan kemerdekaan, BTN merilis program “KPR Merah Putih” bertajuk “Merdeka di Rumah Sendiri”.

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division Bank BTN Suryanti Agustinar menjelaskan, program KPR Merah Putih berlaku mulai 1 Agustus hingga 30 September 2019.

Program ini untuk produk rumah atau apartemen baru dan seken komersial atau non-subsidi dengan suku bunga tetap dua tahun sebesar 8,99 %. Selain itu, nasabah juga mendapat potongan biaya provisi sebesar 45 %, biaya administrasi 17 %, dan diskon biaya asuransi jiwa 10 %.

Sementara untuk program KARnival, BTN menyasar debitur eksisting Bank BTN untuk melakukan top up, kompensasi, ataupun pengajuan KPR baru (refinancing).

“Bahkan, bisa memperoleh dana yang bisa digunakan untuk segala kebutuhan debitur,” ujar Yanti dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (14/8).

Diskon biaya provisi 50 %, biaya administrasi 50 %, dan biaya asuransi jiwa 10 %, dikenakan untuk program KARnival. Kemudian biaya pra-realisasi dimasukkan ke dalam plafon kredit, bebas biaya appraisal, simplikasi dokumen kredit, dan sehari proses langsung pencairan (one day service).

Dari dua program ini, BTN mengharapkan kenaikan penyaluran KPR/KPA sebesar Rp 1 triliun per bulan. Direktur Consumer Banking Bank BTN Budi Satria menambahkan, KPR Merah Putih adalah program rutin yang ditawarkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74.

Program ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga momentum kebangkitan pasar properti, yang ditandai suksesnya penyelenggaraan Indonesia Properti Expo (IPEX) JCC Senayan, medio 27 Juli – 4 Agustus 2019 lalu.

Antusiasme masyarakat terhadap IPEX dinilai Budi cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan potensi KPR yang mencapai Rp 7,22 triliun.

“Angka ini jauh melampaui target yang ditentukan perseroan sebelumnya, yakni sebesar Rp 5 triliun,” terang Budi.

Sumber Kontan, edit koranbumn

 

Check Also

5 Prioritas Presiden Jokowi, Masa Lima Tahun ke Depan

Presiden Joko Widodo menyampaikan lima aspek yang menjadi prioritas dalam periode kedua pemerintahannya sepanjang 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *