Home / Berita / Rayakan HUT BUMN dengan Masyarakat Kabupaten Sumenep

Rayakan HUT BUMN dengan Masyarakat Kabupaten Sumenep

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menggelar berbagai kegiatan bersama masyarakat di sejumlah dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-21.

Kali ini, Menteri BUMN, Rini M. Soemarno beserta jajaran Deputi Kementerian BUMN dan para Direksi BUMN merayakan HUT Kementerian BUMN dengan masyarakat Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (06/04/2019).

Dalam acara ini, BUMN-BUMN bersinergi menyelenggarakan kegiatan Pangan Murah, penyambungan listrik gratis kepada rumah tangga tidak mampu hingga program tabungan emas bagi masyarakat yang giat mengumpulkan sampah.

Dalam kegiatan Pangan Murah, lima BUMN bersinergi menjual 2.500 paket pangan berupa barang-barang kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga Rp 10.000 per paket. Paket Pangan Murah terdiri dari Beras 1 kg (Perum Bulog), Gula Pasir 450 gram (PT RNI), Minyak Goreng Walini 1 liter (PTPN), Garam 250 gram (PT GARAM), dan Sarden 220 gram (PT PPI). Selain itu terdapat 3.200 paket solar murah dengan ukuran 5 liter dari Pertamina yang siap dijual ke masyarakat Sumenep.

“Saya berharap kegiatan ini bisa membantu warga Sumenep agar bisa memperoleh pangan dengan harga terjangkau,” kata Menteri Rini.

Di lokasi yang sama, PT RNI bersinergi dengan PT Garam dan Pemerintahan Kabupaten Sumenep menjalankan program kelas kreatif yang terdiri dari empat kelas yaitu kelas barista, kelas Vlog, Make up Artist (MUA) dan kelas Digital Marketing.

Tercatat 85 peserta mengikuti kelas Barista dan belajar tentang karakter kopi, teknik cupping & pengalaman bisnis cafe. Dalam kelas Vlog, tercatat 90 peserta mengikuti kelas ini dan belajar tentang teknik cinematografi dengan harapan dapat membuat konten yang berkualitas untuk mendukung pariwisata Sumenep.

Dalam kelas MUA tercatat ada 85 peserta mengikuti kelas ini dan RNI bersinergi dengan Kimia Farma sebagai penyedia beauty case. Kelas ini dimentori oleh talent lokal Sumenep “Dewi Tasya” dan diharapkan ke depannya peserta kelas ini dapat membuat Wedding Organiser.

Dalam kelas Digital Marketing, terdapat 85 peserta mengikuti kelas ini orang dan ada 1 peserta penyandang disabilitas. Peserta sudah memiliki produk yang akan dipasarkan secara digital dan diharapkan omset peserta meningkat setelah pelatihan. RNI juga bermitra dengan Pemkab Sumenep & Rumah Aspirasi Pemuda untuk mengumpulkan 1.000 milenial (350 = kelas kreatif, 500 = Festival Cake, Kirab Budaya = 200).

Elektrifikasi

Dalam mendorong perbaikan elektrifikasi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, PT PLN memberikan bantuan listrik gratis kepada 300 rumah tangga tidak mampu di Sumenep khisusnya dan Pulau Madura umumnya.

Secara simbolis, Menteri BUMN, Rini Soemarno didampingi Direktur Utama PLN, Sofyan Basir melakukan penyalaan langsung di rumah warga, Kalianget, Sumenep, Jawa Timur.

PLN menargetkan 5.000 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep dapat menikmati aliran listrik pada April 2019. Dalam program ini warga memperoleh penyambungan listrik daya 450 VA secara gratis. Daya ini cukup untuk menyalakan televisi, penanak nasi, lampu dan berbagai elektronik lainnya.

“Bantuan sambung listrik gratis ini diberikan kepada sebagian besar warga yang kesulitan memperoleh listrik karena kendala finansial. Terima kasih kepada PLN yang sudah memberikan bantuan ini kepada masyarakat. Tentunya dalam rangak ulang tahun Kementerian BUMN ke-21, ini merupakan program yang benar-benar memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, ” ungkap Menteri Rini.

Sebelumnya, program sambung listrik gratis sinergi BUMN juga telah dilaksanakan di Magetan, Februari 2018. Upaya-upaya ini merupakan wujud nyata komitmen PLN agar listrik dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di Indonesia.

Tercatat hingga April 2019, total levering (menyalur) dan belum berlistrik di Pulau Madura sebanyak 285.589 KK. Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat di Madura khususnya dapat menikmati listrik secara langsung dan tidak menyalur kepada warga lainnya.

Melalui program sambung listrik gratis ini, warga dapat menikmati listrik langsung dari PLN. Warga dapat melakukan penghematan untuk pengeluaran setiap bulannya. Program ini pun diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Sumenep.

Bank Sampah: Pegadaian Catatkan Rekor MURI

Meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat sampah dalam meningkatkan nilai ekonomi, PT Pegadaian (persero) menggelar acara bersih-bersih dengan tema Gold for Work. Kegiatan tersebut merupakan program padat karya pemerintah yang berkolaborasi dengan program sosial Pegadaian.

Kegiatan tersebut diadakan secara serentak di 12 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan melibatkan 6.000 orang. Peserta yang terlibat dalam kegiatan Gold for Work ini, mendapatkan imbalan berupa tabungan emas dan ditetapkan sebagai rekor muri yang dihitung berdasarkan pembukaan tabungan emas dari hasil Gold for Work di 12 Kota.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto mengatakan bahwa Gold for Work ini adalah bentuk kepedulian Pegadaian terhadap lingkungan, serta terhadap ekonomi masyarakat di Indonesia.

“Ini merupakan program pemerintah yang dikolaborasikan dengan program sosial Pegadaian, memilah sampah menjadi tabungan emas. Setiap peserta yang ikut pada Gold for Work akan diberikan upah berupa tabungan emas. Kemudian masyarakat dapat menambah saldo tabungan emas di outlet-outlet Pegadaian. Melalui ATM atau menggunakan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS),” katanya.

Kuswiyoto menjelaskan untuk menukar sampah menjadi emas harus melalui proses terlebih dahulu, yaitu tim dari Pegadaian akan memilah sampah organik dan non organik, ditimbang, dan dinilai harganya. Selanjutnya tim Pegadaian akan menetapkan harganya untuk ditukar dengan tabungan emas.

“Dengan cara ini lingkungan kita akan menjadi lebih bersih dan tidak hanya itu, ekonomi kita akan meningkat karena memiliki tabungan emas yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan.”

Pada kegiatan tersebut, Kuswiyoto menyerahkan bantuan kepada warga Sumenep berupa bangunan bank sampah, mesin pres, mesin pencacah plastik, sepeda motor bak sampah, adan berbagai peralatan lainnya senilai Rp 336,8 juta.

Sumber Kementerian BUMN, edit koranbumn

Check Also

Indonesia Minim Sampah Plastik, IIKK TWC Buka Kegiatan Belajar Pengenalan Sampah Plastik

Ketua Ikatan Istri Karyawan-Karyawati (IIKK) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *