Home / Berita / RNI Memperoleh Calon Lahan Pengganti Kawasan Hutan

RNI Memperoleh Calon Lahan Pengganti Kawasan Hutan

Upaya PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dalam menyiapkan Lahan Pengganti Kawasan Hutan mengalami progres yang signifikan, hal tersebut ditandai dengan diterbitkannya Pertimbangan Gubernur mengenai Calon Lahan Pengganti Kawasan Hutan PT RNI. Penyerahan secara resmi dokumen Pertimbangan Gubernur tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa kepada Direktur Keuangan RNI M. Yana Aditya pada Senin, 11 Maret 2019, di Gedung Sate, Bandung. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pejabat Pemprov Jabar, Direktur Operasional PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Jhoni Halintar Tarigan dan Direktur Komersial PTPN VIII Ryanto Wisnuardhy.

Dalam pernyataan persnya, Iwa mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Ridwan Kamil telah menandatangani ajuan permohonan PT RNI atas calon lahan pengganti tahap 1 seluas kurang lebih 7.089,84 Ha. Proses penggantian lahan tahap pertama ini menjadi sebuah tonggak sejarah setelah proses yang berlangsung lama.

Keseluruhan calon lahan pengganti tahap 1 merupakan lahan yang kurang produktif milik PTPN VIII yang tersebar di 12 kebun di wilayah 4 kabupaten di Jawa Barat. “Lahan tersebut terletak di 4 Kabupaten yang meliputi Kabupaten Bandung seluas kurang lebih 2.383,60 Ha, Kabupaten Subang seluas 1.513,18 Ha, Kabupaten Sukabumi sluas 2.604,09 Ha, dan Kabupaten Cianjur seluas 588,96 Ha,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Yana Aditya mengatakan, setelah ditandatanganinya Pertimbangan Gubernur tersebut, daftar calon lahan pengganti Kawasan hutan RNI akan dibahas dalam proses Tukar Menukar Kawasan Hutan (TMKH) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) oleh Tim Terpadu yang beranggotakan perwakilan dari berbagai instansi terkait. “Kami bersyukur dapat sampai di tahap ini setelah sekian lama proses penggantian lahan ini diupayakan. Ini merupakan salah satu tahapan yang harus di tempuh, proses selanjutnya di KLHK. Apabila telah disetujui maka lahan 7.089,84 Ha seluas tersebut akan dihutankan kembali,” ujarnya.

Adapun calon lahan pengganti tersebut diperuntukan untuk mengganti lahan kawasan hutan milik negara yang saat ini dikelola sebagai perkebunan tebu PG Jatitujuh, unit usaha PT PG Rajawali II, yang merupakan salah satu Anak Perusahaan BUMN PT RNI (Persero). Pada tahap pertama akan dilakukan penggantian seluas 7.089,84 Ha, dari total luas 12.022 Ha. Tahap kedua dilakukan setelah seluruh rangkaian proses tahap pertama selesai dilaksanakan dan akan segera menyusul tahap selanjutnya dalam memenuhi kewajiban melakukan penggantian lahan.

Sumber RNI, edit koranbumn

Check Also

Edukasi Masyarakat Peduli Kebutuhan Hari Tua, BRI Tawarkan DPLK

Belum banyak orang yang mempersiapkan kebutuhan finansialnya di masa mendatang, terutama kebutuhan di hari tua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *