Home / Berita / Ruang Paseban di Kraton Ratu Boko

Ruang Paseban di Kraton Ratu Boko

Istana Ratu Boko adalah bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran pada masa Dinasti Wangsa Syailendra. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara (para dibukit yang penuh kedamaian) ini awalnya didirikan sebagai tempat menyepi dan pengembangan kehidupan spiritual.

Pada kemudian hari, Ratu Boko dijadikan sebagai tempat istana dan tempat pertahanan dari serangan musuh.

Kraton Ratu Boko memiliki beberapa bagian ruang yang mempunyai fungsi tertentu. Salah satu ruang tersebut adalah paseban. Kata paseban berasal adalah kata seba, yang dalam bahasa jawa berarti menghadap. Jadi, paseban adalah tempat yang digunakan untuk menghadap raja.

Di reruntuhan ini terdapat sekitar 20 umpak atau tumpukan batu yang diduga pondasi tiang dan atap bangunan yang terbuat dari batuan andesit ini.
Paseban terletak sekitar 45 meter di selatan gerbang utama.

Paseban di Ratu Boko terdiri dari 2 struktur bangunan yang menghadap ke utara dan selatan. Paseban sebelah timur lebih besar daripada Paseban sebelah barat. Paseban sebelah timur memiliki panjang 24,6 meter, lebar 13,3 meter dan tinggi 1,16 meter. Sedangkan Paseban sebelah barat memiliki panjang 24,42 meter, lebar 13,34 meter dan tinggi 0,83 meter.

Kedua paseban tersebut tampak saling berhadapan antara satu dengan lainnya. Letaknya berada di sisi timur dan barat jalan menuju wilayah dalam kraton Ratu Boko. Berdasarkan sejarah Kraton Ratu Boko, paseban merupakan sebuah ruang tunggu bagi siapa saja yang hendak menemui raja.

Sumber TWC, edit koranbumn

Check Also

Hingga Kuartal III/2019, Total Pelanggan PLN Berjumlah 74,16 Juta

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus gencar menambah jumlah pelanggan. Hingga kuartal III 2019, jumlah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *