Home / Berita / RUPS atas Laporan Keuangan PT PPA Tahun Buku 2018

RUPS atas Laporan Keuangan PT PPA Tahun Buku 2018

Rapat Umum Pemegang Saham (”RUPS”) atas Laporan Keuangan PT PPA Tahun Buku 2018 yang dipimpin oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Bapak Aloysius Kiik Ro, bertempat di Ruang Rapat Pangrango Hotel Novotel BogorJumat, (3/5)

Adapun agenda RUPS Tahunan Tahun Buku 2018 adalah sebagai berikut:

Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2018 serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2018;

Persetujuan dan Pengesahan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan Tahun Buku 2018;

Penetapan penggunaan Laba Bersih Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2018;

Penetapan Gaji/Honorarium berikut fasilitas dan tunjangan lainnya untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun Buku 2019 serta Tantiem untuk Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja tahun buku 2018;

Penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2019;

Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Tambahan Dana PMN 2015 Periode Triwulan I sampai dengan Triwulan IV Tahun 2018.

Setelah membuka rapat dan memberikan sambutan secara singkat, Bapak Aloysius Kiik Ro sebagai Ketua Rapat, mempersilakan Direktur Utama PT PPA, Bapak Henry Sihotang untuk memaparkan RKAP PT PPA tahun 2019. Komisaris PT PPA, Bapak Tirta Hidayat, Kepala subbidang restrukturisasi BUMN I, Bapak Anindita E.W dan Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja, Bapak Ajar Setiadi memberikan tanggapan atas pemaparan tersebut, yang dilanjutkan dengan pembahasan oleh Pemegang Saham. Bapak Aloysius Kiik Ro menutup RUPS setelah putusan RUPS menyetujui seluruh agenda RUPS PT PPA Tahunan Tahun Buku 2018 .

Semoga seluruh insan PT PPA  dapat bersinergi memberikan kontribusi positif demi tercapainya RKAP PT PPA Tahun 2019.

Sumber PPA, edit koranbumn

Check Also

4 Pembangkit Energi Baru untuk Papua

Perusahaan Lisrik Negara menetapkan empat pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) untuk Provinsi Papua dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *