Home / Berita / RUPSLB BRI Menetapkan Sunarso Jadi Wakil Direktur Utama

RUPSLB BRI Menetapkan Sunarso Jadi Wakil Direktur Utama

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini selain memaparkan kinerja keuangan hingga triwulan III 2018 juga melaporkan perubahan susunan pengurus perseroan.

“RUPSLB menetapkan Sunarso sebagai Wakil Direktur Utama Bank BRI,” kata Direktur Konsumer BRI, Handayani  di Gedung BRI 1, Jakarta, Kamis, 3 Januari 2018. Sunarso sebelumnya merupakan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero).

Direktur Utama BRI Suprajarto tidak mengetahui pasti alasan pengangkatan Sunarso sebagai wakil direktur, karena hal tersebut diputuskan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara. “Kalau alasan penunjukkan Pak Sunarso bisa tanya ke Kementerian. Kami kan tahunya baru tadi, saya takut salah kalau menjawab,” ujar Suprajarto.

Lebih lanjut Handayani mengatakan rapat tersebut juga mengukuhkan pemberhentian Jeffry J. Wurangian sebagai Komisaris Perseroan dan memberhentikan Kuswiyoto sebagai Direksi Perseroan.

Dengan begitu, jajaran direksi BRI saat ini, yaitu:

Direktur Utama : Suprajarto
Wakil Direktur Utama : Sunarso
Direktur Manajemen Risiko : Mohammad Irfan
Direktur Human Capital : R. Sophia Alizsa
Direktur Keuangan : Haru Koesmahargyo
Direktur Hubungan Kelembagaan : Sis Apik Wijayanto
Direktur Ritel dan Menengah : Supari
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi : Indra Utoyo
Direktur Mikro dan Kecil : Priyastomo
Direktur Jaringan dan Layanan : Osbal Saragi R.
Direktur Kepatuhan : Achmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Konsumer : Handayani

Dewan Komisaris

Komisaris Utama/Komisaris Independen : Andrinof A. Chaniago
Wakil Komisaris Utama/Komisaris : Gatot Trihargo
Komisaris : Hadiyanto
Komisaris : Nicolaus Teguh Budi Harjanto
Komisaris Independen : A. Fuad Rahmany
Komisaris Independen : A. Sonny Keraf
Komisaris Independen : Mahmud
Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim

Adapun pengangkatan pejabat baru BRI akan berlaku efektif setelah Uji kemampuan dan kepatutan (fit & proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sumber Tempo.co / edit  koranbumn.com

Check Also

Pujasera di Rest Area Jagorawi Kompak Beralih Gunakan Tabung LPG Pink

Pertamina targetkan 65 tabung LPG (Liquefied Petroleoum Gas) Bright Gas akan digunakan oleh pengusaha kuliner …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *