Home / Berita / Satgas Waspada Investasi Tindak Tegas Pelaku Investasi dan Fintech Peer-to-Peer Lending Ilegal

Satgas Waspada Investasi Tindak Tegas Pelaku Investasi dan Fintech Peer-to-Peer Lending Ilegal

Untuk melindungi kepentingan masyarakat khususnya konsumen industri jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bareskrim Polri yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi (SWI) akan menindak tegas pelaku investasi dan Fintech Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) ilegal. Hal ini disampaikan Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing dan Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo Chairul dalam jumpa pers bersama di Mabes Polri Jakarta, Jumat (2/8/2019).⁣

SWI mempercepat penindakan terhadap perusahaan investasi ilegal dan Fintech Lending ilegal yang telah ditangani tapi masih terus beroperasi. Sampai saat ini, total fintech ilegal yang telah ditangani sebanyak 1230 entitas sejak 2018. Berdasarkan lokasi server entitas tersebut, sebanyak 42% tidak diketahui asalnya, diikuti dengan 22% dari Indonesia, 15% dari AS, dan sisanya dari berbagai negara lain. ⁣

Pada Agustus 2019, SWI juga menghentikan 14 entitas investasi ilegal sehingga total yang telah dihentikan selama 2019 sejumlah 177 entitas. Jumlah itu terdiri dari 117 kegiatan Trading Forex tanpa izin, 13 Multi Level Marketing tanpa izin, 11 investasi uang, 5 investasi cryptocurrency, dan 31 investasi lainnya. ⁣

Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id. Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan ataupun fintech lending ilegal, masyarakat dapat melaporkan kepada Kontak OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id. ⁣

Sumber OJK, edit koranbumn

Check Also

Jalin Sinergi Aliansi Perguruan Tinggi BUMN Membentuk BUMN Universities

Sebagai komitmen Pertamina untuk melakukan sinergi BUMN, Pertamina ikut serta dalam kegiatan penandatanganan perjanjian kerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *