Home / Berita / Selaraskan Aturan OJK, Kementerian BUMN Pertajam Konsep Holding Asuransi

Selaraskan Aturan OJK, Kementerian BUMN Pertajam Konsep Holding Asuransi

Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN menyatakan akan mempertajam konsep holding asuransi bersama Kementerian Keuangan atau Kemenkeu pasca penunjukkan induk baru.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo saat ditemui selepas gelaran Islamic Digital Day 2019, Senin (16/9/2019) di Jakarta.

Gatot menjelaskan, pihaknya telah melakukan presentasi mengenai perkembangan penggabungan perusahaan-perusahaan asuransi plat merah kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu pada pekan lalu. Dari pertemuan tersebut, kedua pihak menyatakan akan mempertajam konsep holding tersebut.

“Secara konsep kan sudah diterima [oleh Kemenkeu], tapi akan kami pertajam untuk masing-masing [perusahaan]. Sama kami ingin menyelaraskan antara policy dari Otoritas Jasa Keuangan [OJK],” ujar Gatot.

Selain itu, menurut dia, kedua kementerian membahas upaya penyehatan industri asuransi di Indonesia dalam pertemuan tersebut. Salah satu bahasannya adalah bagaimana industri dapat selaras dengan keberadaan holding tersebut.

“Konsepnya ya kan mau menyehatkan, termasuk untuk industrinya,” ujar Gatot.

Pertemuan tersebut menindaklanjuti pemilihan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI sebagai induk holding, menggantikan kandidat sebelumnya  yakni PT Jasa Raharja (Persero).

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

BNI Klaim Catat Kinerja Positif Dalam 5 Tahun Terakhir

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mengklaim bahwa kinerja perseroan cukup positif dalam 5 tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *