Home / Berita / Serah Terima Fasilitas Proyek Submarine Pipe Line (SPL)/Single Point Mooring (SPM) Balongan

Serah Terima Fasilitas Proyek Submarine Pipe Line (SPL)/Single Point Mooring (SPM) Balongan

Project Coordinator SPL/SPM Antonius Ginting melakukan serah terima Fasilitas Proyek Submarine Pipe Line (SPL)/Single Point Mooring (SPM) Balongan kepada GM RU VI Balongan Burhannuddin, pada (15/3/2019). Serah terima ini dilakukan oleh Direktorat Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia kepada Refinery Unit (RU) VI Balongan karena proyek SPL/SPM telah selesai dikerjakan, sesuai No. BAST-002/V20B00/2019-S0 antara Proyek SPL/SPM Balongan kepada Pertamina RU VI Balongan.

Adapun fasilitas yang telah dibangun dan diserahterimakan ke RU VI Balongan, yaitu fasilitas baru untuk area darat berupa tiga unit pompa untuk Sistem Pembersihan Bagian Dalam Pipa Bawah Laut/New Flushing Pump 42-P- 503 C/D/E, Tanki Bahan Bakar Diesel untuk industri / New Tank 42-T-304 C volume 22.000 m3, Jalur Pipa Darat untuk Fasilitas Pembersihan Bagian Dalam Pipa Bawah Laut (Diameter 24”) / New Onshore Pipeline dengan panjang panjang 2 km ; 24” dan panjang 500 m ; 32”, serta New Pig Launcher/Receiver (Fasilitas Untuk Pembersihan Bagian Dalam Pipa Bawah Laut).

Selain itu, diserahkan fasilitas baru untuk area lepas pantai, berupa Jalur Pipa Bawah Laut Diameter 32”/ New Offshore Pipeline dengan panjang 15 km x 2 ; 32”, 1 unit PLEM /Pipeline End Manifold, 1 Unit SPM / Single Point Mooring (SPM) 165.000 DWT.

Ada juga fasilitas modifikasi berupa Tangki Penampung 42-T-304 B Minyak untuk Pembersihan Bagian Dalam Pipa Bawah Laut.

Dalam kesempatan itu Project Coordinator SPL/SPM Antonius Ginting juga memberikan apresiasi dengan succesa story yang dilakukan Tim SPL/SPM yang berhasil mencapai jam kerja aman 2.029.062 jam dengan total man power tertinggi pada bulan Mei 2018 mencapai 1.030 orang yang terlibat dalam proyek tersebut.

“Kami berharap, dengan selesainya project SPL/SPM Balongan ini dapat meningkatkan kehandalan penyediaan minyak mentah RU VI, meningkatkan kemampuan fasilitas transfer minyak mentah dari kapal tanker 600 MB menjadi 900 MB, mengurangi waktu tunggu kapal dari 65 jam menjadi 36 jam,” ujar Antonius Ginting.

Tidak hanya itu, Antonius juga menegaskan, SPL/SPM Balongan juga meningkatkan kemampuan fasilitas transfer minyak mentah dari tekanan 7 kg/cm2 menjadi 21 kg/cm2 dan volume aliran dari 3. 000 m3/jam menjadi 5. 000 m3/jam.

Sumber Pertamina, edit koranbumn

Check Also

Komitmen Telkom Indonesia Hadirkan Konektivitas dan Digitalisasi Hingga Wilayah 3T, Indihome Kini Hadir di Pulau Rote

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk selalu ada dan berkontribusi menghadirkan konektivitas di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *