Home / Berita / Sinergi BUMN Memperoduksi Film Kuambil Lagi Hatiku Tayang Perdana

Sinergi BUMN Memperoduksi Film Kuambil Lagi Hatiku Tayang Perdana

Setelah melalui proses produksi sekitar enam bulan, film Kuambil Lagi Hatiku tayang perdana, pada Rabu (13/3/2019). Film yang dirilis oleh Produksi Film Negara (PFN) ini merupakan produksi terbaru BUMN tersebut setelah 26 tahun vakum. Dukungan Pertamina bersama BUMN lainnya dalam film ini menjadi salah satu bukti Sinergi BUMN dalam menghasilkan film Indonesia berkualitas.

“Inilah hasil dari sinergi yang baik antar BUMN. Pertamina sangat senang mendukung kebangkitan PFN untuk memproduksi film yang berkualitas untuk bangsa ini,” ujar Fajriyah Usman selaku VP Corporate Communication Pertamina pada Press Conference dan Gala Premiere film “Kuambil Lagi Hatiku” yang berlangsung di XXI Epicentrum, Jakarta.

Menurut Fajriyah, dalan rangka sinergi BUMN, Pertamina komit dalam mendukung kegiatan serupa di kemudian hari. “Apabila memang ada kegiatan seperti ini lagi yang diadakan oleh PFN kami siap memberikan dukungan,” ujarnya.

Sutradara film ini, Azhar Kinoi Lubis salut dengan dukungan yang diberikan sejumlah BUMN kepada PFN dan mengumpamakannya dalam konteks keluarga. “Sinerginya sangat bagus ya, seperti dalam keluarga. PFN seperti adik yang baru tumbuh saat ini. Saya melihat BUMN lain seperti Pertamina membangunkan adiknya merupakan hal positif. Hal ini yang membuat saya salut,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Dimas Aditya, pemeran karakter Panji dalam film ini. “Kontribusi Pertamina dalam mendukung film Indonesia merupakan angin segar khususnya buat para sineas. Hal itu bisa menjadi dorongan mereka untuk semangat dalam menghasilkan film yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat mengungkapkan pendapatnya setelah menyaksikan premier film tersebut.

“Film ini memang film yang bertema keluarga yang bisa dinikmati banyak kalangan. Tapi yang paling penting, film inimenggali beberapa kekayaan Indonesia. Tidak hanya alam tapi culture heritage di Borobudur dan keberagaman hidup di Indonesia. Sederhana saja dan membuat kecintaan kita kepada Indonesia menjadi lebih,” ungkapnya.

Dibintangi oleh Lala Karmela, Cut Mini, Dimas Aditya, Ria Irawan, Sahil Shah, Dian Sidik, dan Ence Bagus, film ini akan diputar serentaj di bioskop-bioskop Indonesia mulai 21 Maret 2019.

Sumber PERTAMINA, edit koranbumn

Check Also

Menteri Bambang Mengelaborasi Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjadi salah satu pembicara kunci dalam The Second Stolypin Forum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *