Home / Berita / Sinergi Dahana dengan PKT, Bangun Pabrik Amonium Nitrat Senilai Rp1,1 Triliun

Sinergi Dahana dengan PKT, Bangun Pabrik Amonium Nitrat Senilai Rp1,1 Triliun

Pabrik Amonium Nitrat yang merupakan bahan baku utama industri bahan peledak rencananya akan dibangun di kawasan Loktuan dan Guntung, Bontang, Kalimantan Timur. PT Dahana (Persero) telah mendapat dukungan dari Kementerian BUMN terkait pembangungan industri bahan peledak yang akan mendukung kegiatan industri pertambangan terutama batu bara ini.

Direktur Utama PT Dahana Budi Antono mengatakan teknologi yang digunakan di pabrik ini dipilih berdasarkan kajian teknologi atas licensor-licensor yang telah dilakukan dan direkomendasikan oleh BPPT.

Sementara untuk pemilihan perusahaan EPC dilakukan melalui mekanisme tender internasional dan telah ditunjuk konsorsium Wijaya Karya-Sedin sebagai pelaksana pembangunan pabrik AN ini. Mengenai nilai investasi, Budi mengestimasi nilai proyek pabrik Amonium Nitrat ini senilai Rp1,1 triliun.

“Amoniak sebagai satu-satunya bahan baku disamping udara  akan disuplai dari PT Pupuk Kalimantan Timur sesuai dengan kebutuhan. Proyek ini diharapkan pada 2021 sudah dilaksanakan commisioning,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (7/4/2019).

Soal pemasaran, Budi menyebut pasar yang dibidik terutama pasar dalam negeri. Produk yang dihasilkan dari pabrik ini, akan dimanfaatkan seluruhnya oleh Dahana untuk substitusi impor pemenuhan pasar Dahana, sehingga dapat menghemat devisa negara.

Dia menjelaskan pembangunan pabrik AN akan menjadi katalisator bagi tumbuh dan kembangnya industri turunannya, baik untuk sektor komersial maupun pertahanan. “Dengan kehadiran Pabrik Amonium Nitrat, kemandirian industri bahan peledak yang terlepas dari impor menjadi sebuah keniscayaan khususnya industri pertahanan yang berujung pada kemandirian Alutsista Nasional,” ungkapnya.

Pabrik ini merupakan kerjasama antara PT Dahana (Persero) yang merupakan BUMN yang bergerak dibidang bahan peledak dan PT Pupuk Kalimantan Timur yang bergerak dibidang pupuk di bawah Holding PT Pupuk Indonesia (Persero). Komplek Pabrik ini direncanakan memiliki kapasitas produksi 75.000 ton AN pertahun yang terdiri dari pabrik AN dan Pabrik Asam Nitrat serta sarana pendukungnya.

Dukungan terhadap pembangunan Pabrik Amonium Nitrat (AN) PT Dahana (Persero) kehadiran dari masyarakat yang berada di sekitar lokasi pabrik. Hal tersebut terlihat dalam acara sosialisasi pembangunan pabrik dengan masyarakat yang dilaksanakan pada 4 dan 5 April 2019.

Pertemuan pertama yang dihelat di Balai Kelurahan Loktuan pada 4 April 2019 dipadati oleh masyarakat Kelurahan Loktuan.  Dalam sosialisasi yang berlangsung hangat ini, organisasi masyarakat, babinsa, bhabinkamtibmas, dan mitra kerja Kelurahan Loktuan memberikan banyak masukkan dan dukungan kepada Dahana.

Sumber Warta ekonomi, edit koranbumn

Check Also

Pujasera di Rest Area Jagorawi Kompak Beralih Gunakan Tabung LPG Pink

Pertamina targetkan 65 tabung LPG (Liquefied Petroleoum Gas) Bright Gas akan digunakan oleh pengusaha kuliner …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *