Home / Berita / Sinergi Wujudkan Green Port Pertama di Indonesia Kawasan Timur

Sinergi Wujudkan Green Port Pertama di Indonesia Kawasan Timur

PT Sucofindo (Persero) dan PT Pelindo IV sinergi bersama untuk mewujudkan implementasi Pengembangan Green Port.  Sinergi ini diwujudkan dalam bentuk Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Bachder Djohan Buddin selaku Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) dan Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Farid Padang yang dihadiri juga oleh Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN yaitu Edwin Hidayat Abdullah dan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Dalam hal mendukung komitmen pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman memiliki kebijakan Implementasi Green Port di Pelabuhan–Pelabuhan Indonesia. Kegiatan implementasi yang akan dilakukan oleh Pelindo IV dengan dukungan Sucofindo terkait Green Port adalah dalam ruang lingkup jasa penyusunan Blueprint Green Port dan Green Port Awarding. Dalam hal ini Pelindo IV merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang mengimplementasikan Green Port pertama untuk pelabuhan umum di Indonesia bagian Timur.

“Sucofindo adalah BUMN yang telah mengembangkan konsep Green Port sejak tahun 2015 hingga saat ini. Dan kami sangat bangga dapat mendukung implementasi Green Port di PT Pelindo IV (Persero) untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” jelas Bachder.

Sucofindo merupakan salah satu pionir dalam mengembangkan Green Port Concept di Indonesia. Dimana Sucofindo telah menerbitkan Sucofindo Green Port Guideline yang menjadi panduan implementasi Green Port di pelabuhan. Green Port Guideline juga sudah tercatat sebagai Hak Cipta di Ditjen HAKI, Kemenkumham.

Lebih lanjut Bachder mengatakan bahwa Sucofindo Green Port Guideline adalah wujud langkah Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan berkomitmen terhadap perlindungan lingkungan maritim yang diinisiasi dari dalam negeri sendiri, yaitu Indonesia.

Farid Padang selaku Direktur Utama Pelindo IV menyampaikan bahwa kegiatan Green Port ini merupakan salah satu bentuk program pembangunan dan pengembangan pelabuhan di kawasan Indonesia Timur. Hal ini merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan langkah Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan berkomitmen terhadap perlindungan lingkungan maritim.

Selain penyusunan Blueprint Green Port dan Green Port Awarding, Sucofindo menawarkan jasa lainnya dalam pengembangan implementasi Green Port.  Antara lain Pembuatan Rencana Teknis ImplementasiGreen Port, Audit Energi Pelabuhan, Port Reception Facility (PRF) Assessment, dan Pelatihan Green Port.

Sucofindo juga memberikan layanan-layanan terbaru lainnya seperti Audit SMK3, Sertifikasi Sistem Manajemen berbasis ISO, BPW, LSUP, ISPO,PPIU, dan Audit Green Port.

Sumber Sucofindo, edit koranbumn

Check Also

PLN Pastikan akan Evaluasi Proyek PLTU Mulut Tambang

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan akan melakukan evaluasi kembali atas sejumlah proyek Pembangkit Listrik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *