Home / Berita / Strategi PP Properti Kelola Lahan Demi Hemat Capex

Strategi PP Properti Kelola Lahan Demi Hemat Capex

Memasuki semester II 2019, emiten pengembang properti, PT PP Properti Tbk (PPRO) agresif membangun properti residensial berupa apartemen (highrise) dan rumah tapak (landed house).

Untuk menunjang upaya itu, emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2015 ini melakukan aksi pengetatan pengeluaran capex dan percepatan cash in dengan menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN).

PPRO sendiri tengah tahun ini telah menambah arus modal kerja atau capex dari Rp 1 triliun menjadi Rp 1,2 triliun yang dialokasikan untuk pembangunan hotel, mengalirkan setoran modal ke anak perusahaan, membangun properti komersial seperti Kid-Zania, lalu membayar cicilan hutang pembelian lahan dari tahun sebelumnya.

“Sementara untuk meningkatkan cash in dengan suku bunga 5%, kami membuat konsumen lebih tertarik dengan KPA dibandingkan instalment. Kami menggandeng BTN untuk ini,” ucap Nanang Siswanto, Direktur Independen sekaligus Direktur Pengembangan Bisnis dan HCM PPRO di BEI, Senin (26/8).

Lebih lanjut, PPRO menyampaikan aksi pengetatan penggunaan capex dilakukan dengan mengolah lahan milik sendiri (self owned) dengan membangun properti residensial seperti landed house dan highrise, serta melakukan pembangunan baru dengan sangat selektif.

Sampai tengah tahun, penyerapan capex baru sekitar Rp 40% atau sekitar Rp 400 miliar.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Check Also

SMF Jadi Perusahaan Pertama, Terbitkan Surat Berharga Komersial Pertama di Indonesia

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjadi perusahaan pertama yang menerbitkan Surat Berharga Komersial …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *