Home / Anak Perusahaan / Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Anak Perusahan BUMN : IPCC

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Anak Perusahan BUMN : IPCC

IPCC merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC). IPCC memberikan jasa pelayanan terminal kendaraan. “Jasa pelayanan meliputi Stevedoring, Cargodoring, Receiving, dan Delivery,” tutur Chiefy. Selain itu, demikian Chiefy, IPCC juga melayani pelayanan jasa lainnya, yaitu Vehicle Processing Center (VPC), Equipment Processing Center (EPC), Port Stock dan Transhipment Roro Services.

IPCC tidak hanya menyediakan jasa terminal untuk mobil, tapi juga untuk alat berat, truk, bus, dan suku cadang.

IPCC memiliki beberapa keunggulan, di antaranya satu-satunya perusahaan pengelola terminal komersial yang memberikan jasa pelayanan terminal kendaraan di negara terpadat ke-4 di dunia, memiliki 100% captive market untuk ekspor-impor kendaraan, dan margin bisnis menarik.

IPCC mengelola lahan seluas 31 hektar dengan kapasitas 700.000-unit kendaraan per tahun. Sesuai rencana, pada 2022, IPCC menargetkan lahan seluas 89,5 hektar dengan kapasitas 2,1 juta kendaraan. Dengan demikian, IPCC diproyeksikan menjadi pengelola terminal mobil terbesar ke-5 di dunia.

Dari segi kinerja keuangan IPCC juga menunjukkan hal yang menggembirakan. Pada 2017, misalnya, IPCC membukukan pendapatan Rp. 422,1 miliar, naik 34,3% dibandingkan 2016 sebesar Rp. 314,3 miliar. EBITDA IPCC bertambah 31,5% menjadi Rp. 175,4 miliar dari Rp. 133,4 miliar. Laba kotor naik 26,8% menjadi Rp. 208,6 miliar dari Rp. 164,5 miliar, dan laba bersih IPCC tumbuh 32,2% dari Rp. 98,4 miliar menjadi Rp. 130,1 miliar pada 2017.

Sementara total aset IPCC per Desember 2017 mencapai Rp. 336,3 miliar, naik 26,95% dibandingkan 2016 sebesar Rp. 264,9 miliar. Liabilitas IPCC naik 25% menjadi Rp. 99,2 miliar dari Rp. 79,3 miliar, dan ekuitas tumbuh 27,7% menjadi Rp. 237 miliar dari Rp. 185,6 miliar dan current ratio sebesar 3,3 kali, naik dari 2,4 kali. “Dalam tiga tahun terakhir rata-rata ROA IPCC mencapai 35,4%, margin EBITDA 40,4%, ROE 50,6%, dan ekuitas terhadap aset rata-rata 69,8%,” pungkas Chiefy. (*)

Sebelum menjadi entitas bisnis tersendiri, IPCC adalah sebuah strategic business unit yang bernama Tanjung Priok Car Terminal (TPT), yang pengelolaannya di bawah Kantor Pusat dan beroperasi sejak 28 November 2007. Pasca IPO pada 9 Juli 2018, persentase kepemilikan saham PT Pelindo II (Persero) sebesar 71.3%, PT Multi Terminal Indonesia sebesar 0.7% dan Publik sebesar 28.0%.

Manajemen IPCC

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Elvyn G Masassya

Komisaris : Marta Hardisarwono

Komisaris : M. Fathoni Akbar

Komisaris : Bay Mokhamad Hasani

Dewan Direksi

Direktur Utama : Chiefy Adi Kusmargono

Direktur : Arif Isnawan

Direktur : Indra Hidayat Sani

Direktur : Sugeng Mulyadi

Direktur : Salusra Wijaya

Check Also

ANTAM Menyalurkan Dana Program Kemitraan Tahap Kedua kepada 206 UMK

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM) mengumumkan bahwa bertepatan pada Hari Pahlawan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *