Home / Berita / Telkomsel Fokus Pertumbuhan Pelanggan Loyal Mendorong Kenaikan Pendapatan di Sepanjang 2019

Telkomsel Fokus Pertumbuhan Pelanggan Loyal Mendorong Kenaikan Pendapatan di Sepanjang 2019

PT Telekomunikasi Selular mengincar pertumbuhan jumlah pelanggan loyal atau persona base sebagai salah satu cara mendorong pendapatan perseroan pada 2019.

Director fo Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan pihaknya berfokus pada peningkatan jumlah pelanggan loyal tahun ini. Dia berharap pada 2019, jumlah pelanggan persona base perseroan tumbuh sekitar 10-20 persen dibandingkan dengan 2018.

Dalam mereliasasikan hal tersebut, dia mengatakan Telkomsel tengah menyiapkan sejumlah paket menarik.

“Kami mau tumbuh 10-20 persen caranya dengan menawarkan paket-paket ada paket famili, program-program termasuk penawaran-penawaran ditingkat retail dan konsumen,” kata Sukardi kepada Bisnis, Selasa (30/4/2019).

Sukardi mengklaim angka persona base perseroan pada 2018 tumbuh 20 persen secara tahunan. Hanya dia tidak menyebutkan secara rinci jumlah persona base pada tahun itu.

Pelanggan Loyal, menurut Sukardi, memeberi dampak positif pada pertumbuhan pendapatan layanan data di perseroan.

Diketahui pada 2018 jumlah pelanggan Telkomsel mencapai 163 juta. Angka ini menyusut sekitar 33,6 juta dibandingkan dengan 2017 akibat program pembatasan kepemilikan kartu prabayar oleh pelanggan.

Sukardi menjelaskan perseroan saat ini tidak terlalu fokus dalam penambahan jumlah pelanggan.

Dia berpendapat saat ini, jumlah Mobile Subscriber Integrated Services Digital Network Number (MSISDN) atau lebih dikenal dengan nomor HP yang beredar sudah terlalu banyak. Bahkan, dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada, peredaran MSISDN menurutnya sudah terlalu jenuh.

Oleh sebab itu, untuk mengoptimalkan pendapatan, Sukardi mengatakan pihaknya lebih memilih meningkatkan jumlah persona base di perseroan agar pendapatan dari layanan data terdongkrak.

“Kami berharap sekarang pindah ke data user, menyerap data, per pelanggan kami harapkan data usernya tumbuh terus,” kata Sukardi.

Sukardi juga menjelaskan hadirnya Sistem Komunikasi Kabel Laut Palapa Ring turut membantu perseroan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan dari layanan data.

Palapa Ring, sambungnya, memberi akses internet ke sejumlah daerah yang sebelumnya belum tercover oleh Telkomsel. Disamping itu, hadirnya Palapa Ring juga mengubah kebiasaan penduduk di kawasan SKKL Palapa Ring.

“Sebelumnya penduduk di sana cenderung menggunakan voice dan sms, sekarang mulai memanfaatkan data,” kata Sukardi.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Siasati Ketergantungan PLTA, Kamboja Minati Pembangkit Listrik Apung Buatan PAL

¬†Kamboja tertarik pada pembangkit listrik apung buatan Indonesia untuk menyiasati ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *