Home / Berita / Telkomsel Kembangkan Bisnis IoT dengan Membangun Ekosistem Digital

Telkomsel Kembangkan Bisnis IoT dengan Membangun Ekosistem Digital

PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel mengembangkan bisnis internet of things dengan membangun ekosistem digital melalui kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan.

Denny Abidin, GM External Communications Telkomsel mengatakan untuk merangsang pertumbuhan ekosistem internet of things (IoT), Telkomsel memiliki program Telkomsel Innovation Center (TINC).  Program TINC merangkum berbagai kegiatan dalam membentuk ekosistem IoT Indonesia.

“Program yang ada di TINC antara lain berupa penyediaan laboratorium IoT, program mentoring dan bootcamp bersama expertise di bidang IoT, serta networking access bagi para startupdeveloper, dan system integrator dengan para pemain industri terkait,” kata Denny kepada Bisnis, Rabu (15/5/2019).

Denny menambahkan, hingga kuartal I/2019, solusi IoT  yang telah melewati masa inkubasi Telkomsel antara lain bike sharing di Universitas Indonesia hasil kolaborasi bersama Banopolis, automatic fish feeder atau aqua culture solution bagi petani dan petambak di berbagai daerah di Indonesia hasil kolaborasi bersama eFishery, dansmart bin waste management system bersama Danone dan Alfamart yang merupakan hasil kolaborasi bersama Smash.

“Beberapa solusi bisnis lainnya yang telah dipercaya beberapa perusahaan seperti PLN, Peruri, Pertamina, dan G4S adalah smart metering, remote tank monitoringINTANK, Track and Trace serta Control Center,” kata Denny.

Asosiasi IoT Indonesia memperkirakan pangsa pasar IoT di Indonesia pada 2022 akan mencapai Rp 444 triliun dengan perincian  konten dan aplikasi akan berkontribusi senilai Rp 192,1 triliun, platform berkontribusi senilai Rp156,8 triliun, kemudian perangkat IoT berkontribusi senilai Rp56 triliun, serta network dan gateway berkontribusi senilai Rp39,1 triliun.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Check Also

Pelindo Sambut Hangat Tamu Negara Peserta ASEAN Port Association Meet 2019 di Yogyakarta ⁣

Total seribu atlet dan kontingen dari sembilan negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Ports …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *