Home / Berita / Tidak Perlu Khawatir Menaiki LRT Jabodebek yang Melewati Tiang SUTT

Tidak Perlu Khawatir Menaiki LRT Jabodebek yang Melewati Tiang SUTT

Pada proyek LRT Jabodebek di beberapa titik  lintasannya melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), khususnya di lokasi Cawang dan Taman Mini. Berbahayakah lintasan yang melalui SUTT tersebut?

Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) adalah sarana di atas tanah untuk menyalurkan tenaga listrik dari pusat pembangkit ke Gardu Induk yang terdiri dari kawat atau konduktor yang direntangkan antara tiang-tiang melalui isolator-isolator dengan sistem tegangan tinggi.

Untuk mendirikan bangunan di sekitar SUTT, dibuat Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Nomor 18 Tahun 2015 tentang ruang bebas dan jarak bebas minimum pada SUTT. Ruang bebas yang dimaksud adalah area dengan jarak atau radius tertentu yang diukur dari tapak tiang SUTT tersebut yang harus terbebas dari bangunan apapun.

Proyek LRT Jabodebek memiliki jarak bebas vertikal terhadap SUTT 150 KV adalah sebesar 5 Meter dari jarak andongan atau jarak lenturan kabel terendah. Sedangkan jarak bebas horizontal untuk SUTT 150 KV adalah 9 Meter.

Jadi tidak perlu khawatir apabila nantinya menaiki LRT Jabodebek yang lintasannya melewati tiang SUTT karena sudah diberikan ruang bebas dengan perhitungan yang tepat sehingga tidak membahayakan kesehatan dan keselamatan.

Sumber InADHI /edit koranbumn.com

Check Also

Sinergi Tiga BUMN Kelola Pelabuhan Batu Ampar

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC tandatangani Perjanjian Induk tentang Penyiapan Kerja Sama Operasi Pengelolaan Pelabuhan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *