Home / Berita / Tiga Candi Besar di Kompleks Prambanan

Tiga Candi Besar di Kompleks Prambanan

Candi Prambanan didirikan pada abad IX M. Masa-masa sekitar itu merupakan masa emas peradaban di Jawa tengah dan Yogyakarta dalam pembangunan candi. Dalam kompleks utama, ada 3 candi yang paling besar, Candi Wisnu, Candi Siwa dan Candi Brahma.

Diantara ketiganya, Candi yang paling besar adalah Candi Siwa. Kerapkali, pengunjung tidak tahu menahu bahwa candi yang paling besar adalah Candi Siwa, tahunya bahwa candi itu Candi Prambanan. Masyarakat kadang menyebut candi ini sebagai Candi Roro Jonggrang. Nama ini amat erat dengan legenda yang menyelimuti candi.

Candi Siwa punya 4 bilik. Bilik Utama, yang menghadap ke timur, memililiki ukuran ruang yang paling besar ketimbang bilik lainnya. Ada arca yang juga besar di sini, arca Siwa. Di bilik selatan, ruangan ditempati oleh Agastya, seorang pertapa dari kalangan Brahmana. Ia merupakan guru Siwa. Bilik Barat dihuni oleh Ganesha, sosok manusia berkepala gajah.

Ganesha merupakan dewa ilmu pengetahuan. Posisi Ganesha sedang duduk bersila dan belalainya selalu meminum air dari satu mangkuk. Konon, ini merupakan lambang bahwa Ganesha selalu tak puas dalam menuntut ilmu.

Di bilik utara ada Dewi Durga, nama lengkapnya Dewi Durga Mahisasuramardini. Keenam tangannya sedang memgang senjata. Ia menghadap ke utara, mata angin kematian. Dewi Durga merupakan dewi kematian. Dewi Durga juga kerap dipanggil sebagai Roro Jonggrang. Arca inilah yang menggenapi sebagai arca ke-1000 akibat kegagalan Bandung Bondowoso ketika diminta Roro Jonggrang untuk membuat seribu candi dalam tempo semalam.

Sumber TWC, edit koranbumn

Check Also

Siasati Ketergantungan PLTA, Kamboja Minati Pembangkit Listrik Apung Buatan PAL

¬†Kamboja tertarik pada pembangkit listrik apung buatan Indonesia untuk menyiasati ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *