Home / Berita / Tingkatkan Kompetensi Operator: Direktur Pengolahan dan Direktur SDM Pertamina Resmikan OTS Utilities RU VI Balongan

Tingkatkan Kompetensi Operator: Direktur Pengolahan dan Direktur SDM Pertamina Resmikan OTS Utilities RU VI Balongan

Direktur Pengolahan Pertamina, Budi Santoso Syarif dan Direktur SDM Pertamina Kushartanto Koeswiranto meresmikan Operator Training Simulator (OTS) Utilities Pertamina Refinery Unit (RU) Balongan pada Kamis (6/9) di Pertamina RU VI, Balongan, Indramayu.

OTS Utilities merupakan sarana latihan berupa simulasi bagi operator yang berguna untuk meningkatkan kompetensi teknis pekerja instrumentasi RU VI melalui rekayasa panel distributed control system (DCS).

Budi memberikan apresiasi terhadap adanya OTS ini karena dapat menambah jam terbang dan pengalaman untuk mengoperasikan berbagai kondisi kilang, termasuk dalam keadaan darurat.

“Dengan demikian, simulasi ini dapat mempercepat pembelajaran pekerja untuk tetap menjaga kehandalan kilang,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kushartanto menyebutkan banyaknya pelatihan menandakan adanya strategi perusahaan untuk dapat berkelanjutan.

“Tentunya pelatihan-pelatihan di Pertamina juga akan senantiasa didorong dengan pelaksanaan continuous improvement (peningkatan berkelanjutan),” imbuhnya.

Sementara itu, Unit Manager HC RU VI, Yudi Somantri menyebutkan bahwa OTS ini merupakan pengembangan OTS yang telah ada di RU VI.

“OTS yang diresmikan kali ini adalah pengembangan OTS untuk unit platforming dan RCC kilang RU VI,” ungkapnya.

Yudi menyebutkan bahwa pengembangan OTS ini merupakan upaya untuk mendukung salah satu program 8 prioritas Direktorat Pengolahan, yaitu people development (pengembangan manusia).

“Dengan adanya OTS Utilities ini, kami dapat mempercepat peningkatan kompetensi pekerja RU VI, khususnya Bagian Utilities baik untuk level basic (dasar), intermediate (menengah) dan advance (tinggi).

Sumber Situs Web PERTAMINA

Check Also

Asuransi Jiwasraya Nyatakan Tidak Mampu Bayar Klaim Jatuh Tempo Akhir 2019 Senilai Rp12,4 Triliun

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menyatakan tidak mampu membayar klaim jatuh tempo pada akhir tahun ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *