Home / Berita / Uji Coba Terapkan Verifikasi Calon Nasabah Lewat Face Recognition

Uji Coba Terapkan Verifikasi Calon Nasabah Lewat Face Recognition

Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri terus mendorong perbankan agar mengoptimalkan penggunaan biometrik untuk memverifikasi calon nasabahnya, baik lewat sidik jari maupun face recognition. Hal ini mengingat, teknologi ini akan terus dikembangkan terus menerus oleh Dukcapil seiring visi mereka menjadi Dukcapil Go Digital. Salah satu yang akan menjajaki, adalah Bank Mandiri.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menyatakan pihaknya bersama Bank Mandiri tahun 2019 ini sudah mulai menguji coba face recognition. Nantinya, untuk membuka rekening baru sudah bisa dilakikan secara online. Kemudian transaksinya juga sudah bisa dilakukan dari jarak jauh (berbagai tempat) tanpa calon nasabah mendatangi kantor cabang untuk menandatangan perjanjian kredit dan sebagainya.

“Tahun ini kami mulai dengan Bank Mandiri, kenapa? Karena mungkin produknya paling lengkap. Dengan face recognition biometric, apalagi dengan NIK ditambah dengan tandatangan digital ini bisa memudahkan dalam operasional perbankan. Sehingga misalnya semua transaksi-transaksi itu tidak lagi dengan kertas, buka rekening, ambil tabungan, cukul dengan face recognition,” kata dia kepada Warta Ekonomi, belum lama ini.

Ditambahkan, untuk NIK tandatangan digital sendiri saat ini sudah ada 1.201 lembaga pengguna termasuk Bank Mandiri, perbankan lainnya, perusahaan asuransi, BIN, BAIS, POLRI, Koperasi, UKM,  Ditjen Imigrasi, Direktorat Jenderal Pajak, Operator Telekomunikasi, rumah sakit dan sebagainya.

Catatan Dukcapil, jumlah penduduk Indonesia per 2018 mencapai 265,18 juta jiwa. Dimana 192.67 juta diantaranya wajib KTP, namun baru 98,45 persen yang sudah melakukan perekaman KTP El dan sisanya 2,99 juta jiwa (1,55 persen) belum melakukan perekaman KTP El.

Dalam rangka Dukcapil Go Digital, mulai Februari lalu segenap jajaran Dukcapil sendiri sudah menggunakan tandatangan digital sehingga Kepala Dinas Dukcapil misalnya, bisa bekerja dari manapun.

‘Sambil rapat di Jakarta dia bisa tandatangan semua dokumen daerah,” tambah Zudan.

Sumber Wartaekonomi, edit koranbumn

Check Also

RUPS Waskita Karya Realty

PT Waskita Karya Realty yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Buku Tahun 2018 pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *